Meulaboh, Koranindependen.co – Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di Kabupaten Aceh Barat dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan besar, terutama di kalangan pelaku usaha. Banyak pengusaha mengaku mengalami kerugian signifikan akibat terhentinya aktivitas produksi dan layanan.
Sejumlah pengusaha kafe, percetakan, hingga pengelola usaha perikanan di Meulaboh mengeluhkan dampak serius dari mati lampu yang kerap terjadi tanpa pemberitahuan.
Aktivitas produksi terpaksa dihentikan, sementara bahan baku yang membutuhkan pendingin, seperti ikan dan daging, terancam rusak.
“Kerugian kami bisa mencapai jutaan rupiah setiap kali listrik padam. Mesin produksi berhenti, bahan baku cepat rusak, dan pelayanan kepada pelanggan terganggu,” ungkap Owner RM Hasan Melborn Meulaboh, Dek Zoel, Selasa (1/10/2025).