Menuju Pemerintahan Digital, Refleksi Penerapan E-Government di Indonesia

24 Oct 2025 - 22:19
1 dari 3 halaman

Aceh Barat, Koranindependen.co - Indonesia tengah berada di persimpangan jalan menuju era digital yang semakin matang, dengan e-government sebagai salah satu pilar utama transformasinya. Dari peningkatan peringkat global hingga inisiatif Satu Data Indonesia, perjalanan ini penuh dengan optimisme. 

Namun, di balik capaian yang membanggakan, terhampar pula tantangan kompleks yang menuntut perhatian serius dan solusi strategis. 

Opini ini akan mengulas keberhasilan yang telah diraih, serta menyoroti hambatan yang perlu diatasi untuk mewujudkan pemerintahan digital yang benar-benar inklusif dan efektif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengimplementasikan e-government, tercermin dari berbagai capaian nyata. 

Salah satu indikator paling mencolok adalah peningkatan peringkat Indonesia dalam UN E-Government Survey 2024. Indonesia berhasil melompat 13 peringkat, dari posisi 77 pada tahun 2022 menjadi peringkat 64 dari 193 negara anggota PBB. 

Lompatan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari upaya sungguh-sungguh pemerintah dalam mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang diatur melalui Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018. 

SPBE bertujuan untuk meningkatkan kualitas, akuntabilitas, efisiensi, dan aksesibilitas layanan publik, sebuah cita-cita yang telah diamanatkan sejak Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003.

Selain itu, kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, juga menjadi fondasi penting untuk tata kelola data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. 

SDI memungkinkan data pemerintah mudah diakses dan dibagikan antarlembaga, mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti yang lebih baik. 

Keberhasilan ini juga sejalan dengan visi “Making Indonesia 4.0” yang menempatkan ekonomi digital sebagai landasan pembangunan ekonomi, didukung inisiatif seperti program “100 Smart Cities”.