174 Penyandang Disabilitas Disantuni Walikota Banda Aceh di BUMD LKMS Mahira Mualamah

Redaksi 29 Mei 2019 | 14:36 282
174 Penyandang Disabilitas Disantuni Walikota Banda Aceh di BUMD LKMS Mahira Mualamah

Foto : Sebanyak 174 penerima manfaat kaum disabilitas dan cacat menerima bantuan sebesar 4 juta dari Walikota Banda Aceh

Koran Independen.co. Banda Aceh. - Sebanyak 174 penerima manfaat kaum disabilitas dan cacat hari ini menerima bantuan sebesar 4 juta per jiwa dari Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman di Kantor BUMD LKMS Mahirah Muamalah, Bantuan utu berjulah Rp 696 Juta bagi 174 Orang, Rabu (29/5/2019).

Didampingi Dirut dan Pengurus Mahirah Mualamah serta SKPK Banda Aceh lainnya menyerahkan bantuan kepada saudara-saudara  dan anak-anak yang kurang beruntung secara fisik. 

Para penyandang disabilitas di Kota Banda Aceh menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemko Banda Aceh yang kembali menyalurkan dana bantuan sosial (Bansos) bagi mereka. 

"Terima kasih dan apresiasi kami kepada Pemko Banda Aceh khususnya kepada Pak Wali Kota Aminullah yang telah memberikan bantuan kepada kami menjelang lebaran. Ini sangat berarti bagi kami," ungkap Ruwaidah salah seorang tunanetra penerima Bansos.

Secara simbolis, santunan rutin tahunan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman kepada ke-174 penerima di kantor PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS) di kawasan Simpang Lima, Rabu (29/5/2019).

Bukan hanya bagi tunanetra seperti Ruwaidah, Anak Dengan Kecacatan (ADK), Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB), dan Tunadaksa juga mendapatkan santunan senilai Rp 4 juta tersebut. Raut kebahagian pun terpancar dari wajah-wajah mereka.

Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan bantuan tersebut merupakan konsistensi kepedulian Pemko Banda Aceh terhadap penyandang disabilitas. "Kami ingin berbagi rasa dan meringankan beban saudara-saudara kami."

"Mohon didoakan juga agar kinerja Pemko Banda Aceh semakin baik sehingga ke depan akan lebih banyak kaum disabilitas yang bisa dibantu," harapnya.

Wali kota juga menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus. "Jangan sampai ada yang berdiri di simpang-simpang jalan untuk mengemis."
 
Sama seperti tahun lalu, per orang menerima dana sebesar Rp 4 juta dalam bentuk buku tabungan MMS. "Jangan habiskan semua sekaligus uangnya, ambil seberapa perlunya saja. Sisanya simpan di Mahira sambil terus menabung," pesan wali kota.

Khusus kepada MMS, Aminullah meminta agar para penyandang disabilitas penerima Bansos  dilayani dengan sebaik mungkin. "Kalau kepada orang biasa 100 persen, untuk saudara-saudara kita ini berikan pelayanan 200 persen," pesannya.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Banda Aceh Purnama Karya, Kadis Sosial Muzakkir, Kepala Baitul Mal Safwani Zainun, Dirut PT MMS T Hanansyah, Dewan Pengawas Syariah PT MMS Ahmad Nizam, dan Kabag Humas Setdako Banda Aceh Taufiq Alamsyah.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang agar mereka kaum termarginalkan dapat pula menikmati hari raya sebagaimana orang dan anak normal lainnya. (Red/Jun)