Workshop Tentang Reformasi Sekolah Dosen FKIP Umuslim Berakhir

Redaksi 03 Juli 2019 | 10:39 131
Workshop Tentang Reformasi Sekolah Dosen FKIP Umuslim Berakhir

Foto : Ist

Koran Independen.co - Bireuen. - Kegiatan workshop tentang Reformasi Sekolah Melalui Lesson Study for Learning Community (LSLC) dalam Pembelajaran Abad 21, yang dilaksankan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (FKIP) Universitas Almuslim Bireuen di Sekolah Dasar Negeri 6 Kutablang, sejak tanggal 26 s/d 30 Juni 2019 telah berakhir.

Panitia pelaksana Misnar,MA, kepada media menyampaiakn bahwa  Workshop yang dilaksanakan pihaknya  merupakan program hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kemenristekdikti  tahun 2019.

"Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 6 Kutablang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim." Ujar Misnar.

Menurutnya output dari kegiatan ini diharapakan akan menghasilkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang  dirancang secara bersama yang nantinya akan dipraktikkan oleh guru model yang telah ditunjuk.

Workshop diikuti  15 orang guru,  diharapakan peserta setelah mengikuti kegiatan ini bisa memberikan perubahan baru terhadap penerapan pembelajaran yang lebih inovatif pada abad 21.

Melalui Lesson Study For Learning Community menuju pembelajaran Abad 21 bisa memberikan perubahan baru terhadap penerapan pembelajaran yang lebih inovatif, jelas Misnar didampingi salah seorang pemateri Asrul Karim.

Workshop digelar berkaitan dengan era digitalisasi, dimana pada intinya teknologi pembelajaran bukanlah tentang teknologi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan dengan tepat untuk membantu siswa belajar.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 6 Kutablang Suwaibah, S.Pd menyambut baik dan memberikan respon  positif pelaksanaan workshop ini, menurutnya kegiatan ini telah memberikan manfaat  tentang pemahaman  pelaksanaan pembelajaran yang bersifat kolaborasi, tidak mengabaikan siswa dalam belajar, dapat menciptakan kenyamanan dalam proses pembelajaran  secara demokrasi bagi siswa dan guru saat pembelajaran berlangsung.

Salah seorang pemateri Asrul Karim, M.Pd, menambahkan melalui program PKM ini dapat memberikan berbagai informasi yang uptodate bagi program studi dalam mencetak calon-calon guru sekolah dasar yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Red/Zul)