Muslim Arais Bantah Gugur Sebagai Calon Ketua KNPI Aceh Jaya.

Redaksi 30 November 2019 | 12:34 567
Muslim Arais Bantah Gugur Sebagai Calon Ketua KNPI Aceh Jaya.

Muslim A Rais dan Maimun pada saat acara Hut Kopri 2018

Koranindependen.co | Calang - Muslim A Rais satu calon ketua DPD KNPI Aceh Jaya membantah bahwa dirinya gugur dalam seleksi oleh panitia Musda KNPI Aceh  Jaya.

"Saya sudah mendaftar dan menyerahkan berkas dokumen yang dipersyaratkan yang diterima oleh Ketua Panitia dan Sekretaris dan Anggota SC. Belum dilakukan verifikasi oleh Tim SC, melihat situasi yang diluar koridor organisasi, saya belum melanjutkan ke tahapan berikutnya karena sekretaris dan 3 anggota SC mengundurkan diri pada 28 November 2019". Ujarnya kepada  media ini

Muslim A Rais menambahkan SC(Steering Committee) bertugas dan mengambil keputusan secara kolektif bukan tunggal (hanya seorang Ketua).

"Sayapun tidak pernah mendapatkan informasi apapun terkait lanjutan tahapan berikutnya. Mahar (biaya kontribusi Kandidat) itu diserahkan setelah proses verifikasi administrasi berlangsung dan ditetapkan memenuhi persyaratan".Tambahnya 

Masih kata Muslim harus dipahami dan dicatat bahwa disaat para SC mundur, tentu harus di-SK-kan SC yang baru dan tidak tunggal.

"Nah saya tidak pernah mendapatkan informasi/surat tahapan lanjutan oleh SC. Anehnya lagi test baca Al-quran yang dilakukan oleh Panitia dan SC tunggal bukan pada Tgk/Ustadz yang telah ditetapkan oleh Panitia/SC sebelumnya."Ujarnya

Muslim A Rais melanjutkan bahwa dirinnya mendduga ada pemaksaan kehendak oleh oknum pengurus KNPI Aceh Jaya untuk memenangkan kandidat tertentu secara aklamasi yang melabrak prosedur dan ketentuan yang diatur oleh organisasi. Jadi Muslim Arais masih sah sebagai calon yang belum dilakukan verifikasi oleh SC.

"Kenapa Sekretaris dan Para Wakil Ketua memilih mundur dari Kepengurusan dan SC ? Karena melihat ada yang tidak sehat dalam tahapan Musda, mungkin teman-teman media dapat mensearch/mencari informasi terdahulu yang saling terkait. Nah ketika Musda dihentikan/ditunda oleh KNPI Aceh berarti adanya gejolak diinternal KNPI Aceh Jaya yang harus diambil alih oleh KNPI Aceh". Lanjutnya lagi

Dirinya mengharap pelaksanaan Musda berlangsung kondusif dan bergembira bersama tentu harus diselenggarakan secara fair dan fun yang jauh dari intervensi dan intimidasi apalagi mengarah ke pengarahan masa yang tidak memiliki hubungan dengan KNPI itu sendiri.

"Kami akan melanjutkan ke tahapan berikutnya ketika kepanitiaan baik OC dan SC steril dari kepentingan Kandidat tertentu. Berkompetisilah secara sehat dengan suasana gembira dan bergagasan cerdas". Tutupnya [