Erdogan, Putin Mendesak Pengiriman Pasukan Perdamaian Ke Palestina

Redaksi 19 Mei 2021 | 10:00 52
Erdogan, Putin Mendesak Pengiriman Pasukan Perdamaian Ke Palestina

Foto : BeritaTurki.com

TURKI | Koranindependen.co -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam panggilan telepon baru-baru ini menyampaikan situasi genting saat ini di Gaza dan Yerusalem, Erdoğan mengatakan Ankara akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengajak komunitas internasional memberikan “pelajaran berharga” kepada Israel .

Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa komunitas internasional perlu mengirimkan pasukan perdamaian ke Yerusalem dan Gaza, serta memberikan “pelajaran” kepada Israel, dalam percakapan ditengah serangan terbaru Israel ke Gaza-Palestina. Ia menekankan bahwa Ankara sedang bekerja untuk memobilisasi reaksi ini, sebagaimana pernyataan dari kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Turki.

Erdoğan juga mengajak Putin sebagai salah satu Dewan Keamanan PBB agar bersepakat dengan solusi pengiriman pasukan penjaga perdamaian internasional ke wilayah tersebut harus dilakukan guna membantu melindungi warga Palestina, sebuah proposal yang dibuat Turki sejak 2018.

Presiden Turki juga berbicara dengan mitranya dari Aljazair melalui telepon pada 12 Mei dan membahas penguatan kerja sama dalam membela perjuangan Palestina.

Erdogan dan mitranya dari Aljazair Abdelmadjid Tebboune berbicara tentang hubungan Turki dan Aljazair dan masalah regional, serta serangan Israel terhadap Palestina. Erdogan menekankan bahwa Turki melanjutkan upayanya di semua platform agar komunitas internasional bereaksi keras dan mencegah serangan Israel di wilayah Palestina yang diduduki, terutama di Masjid Al-Aqsa dan Yerusalem.

Erdogan juga menggarisbawahi bahwa dia yakin kerja sama antara Turki dan Aljazair, yang diperkuat di segala bidang, akan terus meningkat untuk membela perjuangan Palestina. Kedua pemimpin juga saling mengucapkan salam pada Idul Fitri mendatang, yang menandai akhir bulan suci Ramadhan pada 13 Mei.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Aljazair Sabri Boukadoum mengatakan pada 12 Mei bahwa Aljazair sedang berkoordinasi dengan Turki untuk menghentikan agresi Israel terhadap Palestina. Boukadoum dan mitranya dari Turki Mevlüt Çavuşoğlu berbicara melalui telepon untuk membahas perkembangan di wilayah Palestina.

“Saya berterima kasih kepada kolega saya Mevlut Çavuşoğlu, Menteri Luar Negeri Turki, atas panggilan telepon untuk mengkoordinasikan upaya menghadapi agresi [Israel] terhadap saudara-saudara kita di Palestina .” Boukadoum menulis di Twitter.

Pada 11 Mei, Cavusoglu mengatakan Turki memimpin upaya untuk mengeluarkan resolusi oleh Majelis Umum PBB tentang serangan Israel terhadap Palestina. Cavusoglu menegaskan bahwa Turki akan melanjutkan upayanya untuk membela hak-hak rakyat Palestina, dengan mengatakan Ankara memimpin upaya diplomatik pada tingkat tinggi tentang situasi di tanah Palestina. (*).

Sumber: Hurriyet News.