Sempat Mati, Blackberry Siap Kembali Meramaikan Kembali Pasar Smartphone Dunia

Redaksi 10 September 2021 | 22:15 8
Sempat Mati, Blackberry Siap Kembali Meramaikan Kembali Pasar Smartphone Dunia

Logo Blackberry

TECHNOLOGY | Koranindependen.co -- Blackberry siap kembali ke meramaikan pasar ponsel pintar atau smartphone melalui perusahaan bernama Onward Mobility. Perusahaan keamanan seluler ini mengatakan BlackBerry akan merilis perangkat baru dengan jaringan 5G pada akhir tahun ini.

"Kami benar-benar melihat kebutuhan akan BlackBerry 5G, smartphone Android dengan keyboard fisik dan akan menjadi perangkat unggulan," kata Kepala Eksekutif Onward Mobility, Peter Franklin, seperti dikutip dari situs Express, Jumat, 10 September 2021.

Meskipun detailnya masih dirahasiakan oleh pihak Blackberry, namun dalam laman LetsGoDigital baru saja merilis gambar perangkat yang akan datang dari BlackBerry. Itu disebut Evolve X2 5G, memiliki desain full display yang mencolok dengan tampilan melengkung di sekitar sisi casing.

Ada juga pola kotak-kotak yang merupakan merek dagang dari BlackBerry di panel belakang dan sesuatu yang tampak seperti sistem quad-camera atau empat kamera, di mana kemungkinan mencakup lensa sudut lebar dan telefoto.

LetsGoDigital berspekulasi bahwa Evolve X2 akan datang dengan port headphone, pemindai sidik jari di bawah layar dan menggunakan prosesor unggulan Qualcomm Snapdragon 888.

Tentu saja ini hanyalah rumor dan untuk sementara ini rendernya memang terlihat sangat mengesankan. Belum jelas apakah BlackBerry nantinya akan meluncurkan ponsel dengan layar penuh dan membuang keyboard fisik yang sudah menjadi ciri khas.

Seperti kita ketahui, nama BlackBerry pernah melejit. Perusahaan asal Kanada itu pernah menguasai 50 persen pangsa pasar Amerika Serikat (AS) dan 20 persen dari seluruh penjualan telepon global.

BlackBerry Messenger (BBM) berhasil merebut hati konsumen yang berusia muda. Pebisnis juga menggunakannya untuk mengirim email atau menerimanya saat sedang tidak di depan laptop atau PC. Tapi, kemudian semuanya berubah saat Apple meluncurkan iPhone. (*)