DEMA STAI Tapaktuan Adakan SITAPAK 2021 bagi Mahasiswa Baru

Redaksi 17 September 2021 | 18:06 35
DEMA STAI Tapaktuan Adakan SITAPAK 2021 bagi Mahasiswa Baru

Foto : Istimewa

ACEH SELATAN | Koranindependen.co -- Silaturrahmi Pengenalan Akademik (SITAPAK) merupakan kegiatan orientasi dan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan. Kegiatan ini dengan resmi dan bertradisi diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Tapaktuan sebelum perkuliahan mahasiswa baru dimulai.

SITAPAK bagi mahasiswa baru angkatan 2021/2022 kali ini mengangkat tema "Membentuk Generasi Berkualitas, Berkarakter Islami, Cerdas, Disiplin, dan Bertanggung Jawab".

Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari (15-16 September 2021) dan diikuti oleh puluhan mahasiswa baru yang berasal dari berbagai kecamatan di Aceh Selatan.

Selain diisi oleh Dosen dan Tenaga Kependidikan STAI Tapaktuan, kegiatan ini juga diisi oleh pemateri dari luar Aceh Selatan seperti Zulfata (dosen UIN Ar-Raniry), Muhammad Hasbar Kuba (Pengurus Cabang SEMMI Aceh Selatan), Julizar (Demisioner Sekjen Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan (IMAS) Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara), dan lain-lain.

"Ya, tentu ada beberapa senior kita dari luar sepeti bang Zulfata, bang Julizar yang juga menjadi narasumber SITAPAK kali ini.

Dan puluhan mahasiswa yang ikut berpartisipasi juga sangat antusias sebab mereka sadar betapa pentingnya kegiatan ini untuk mengetahui mekanisme perkuliahan dan bagaimana mestinya menjadi seorang mahasiswa STAI Tapaktuan", kata ketua panitia SITAPAK 2021, M. Afdhal di sela-sela acara.

Dalam kesempatan itu para mahasiswa yang bertugas sebagai Panitia Pelaksana berupaya mengajak teman-teman mahasiswa baru agar dapat ikut andil bertanggung jawab untuk kemakmuran masyarakat, paling tidak di lingkungan sosialnya masing-masing.

“Melalui kegiatan itu kami mengajak teman-teman mahasiswa baru agar ikut berbuat dan bertanggung jawab terhadap upaya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekitar.

Di samping itu mahasiswa juga harus selalu berusaha memperhatikan aspek aksiologi dalam setiap sikap dan tindakan sehingga dapat mewujudkan karakter yang mempunyai nilai etika dan estetika”, kata Al Ashrawi BS salah seorang Panitia Pelaksana.

Nelva Wiranti, salah seorang peserta, setelah penutupan acara mengungkapkan, "Ada suka duka yang kami alami, ada kondisi menyenangkan dan menyedihkan.

Tetapi semua itu sebenarnya adalah gambaran dari apa yang akan kami hadapi kedepannya. Jadi dengan adanya SITAPAK ini, sedikit tidaknya kami telah mempersiapkan diri menghadapi rintangan kedepannya, dalam rangka membentuk diri menjadi generasi yang berkualitas, cerdas, berkarakter islami, disipilin serta bertanggung jawab". Ungkapnya (SB-R)