DPRA Rekomendasikan CDOB Kabupaten Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu

Redaksi 05 Juli 2019 | 08:25 722
DPRA Rekomendasikan CDOB Kabupaten Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu

Azhari Cage menyerahkan laporan dari Komisi I DPRA kepada Plt. Gubernur Aceh tentang Persetujuan Pembentukan DOB Kabupaten Aceh Malaka dan DOB Kota Panton Labu sebagai Pemekaran dari Kabupaten Aceh Utara (Foto:Ist)

Koran Independen.co. Banda Aceh. - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Aceh Malaka, hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR Aceh dalam sidang paripurna LKPJ Gubernur Aceh dan rekomendasi pemekaran CDOB Kabupaten Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu di Gedung DPR Aceh, 04/07/2019, malam.

Dalam sidang paripurna yang juga dihadiri oleh 20 orang anggota DPR Aceh dan Panitia Pemekaran Kabupaten Aceh Malaka dan Panitia Pemekaran Kota Panton labu, Sulaiman Abda menyampaikan bahwa Pemekaran Kabupaten Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu telah memenuhi syarat untuk dimekarkan.

"Pemekaran di Aceh Utara yaitu CDOB Kabupaten Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu telah memenuhi syarat untuk dimekarkan." Ungkap Bang Leman, sapaan akrab Wakil Ketua DPRA itu.

Hal tersebut didasari dukungan rekomedasi dari Bupati Aceh Utara, dukungan rekomendasi dari DPR Kabupaten Aceh Utara dan dukungan para Camat dalam wilayah kedua calon daerah otonomi tersebut dan telah memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) no 78 Tahun 2007 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah. Demikian halnya dengan CDOB Kota Panton Labu.

Selain itu pemekaran kedua daerah otonomi baru yang sebelumnya merupakan wilayah dari Kabupaten Aceh Utara tersebut telah memenuhi Syarat teknis yang berhubungan dengan kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, luas daerah, pertahanan keaman, kemampuan daerah, rentang kendali dan telah memiliki kajian akademik.

Dalam paripurna rekomendasi CDOB itu, Ketua Komisi 1, Azhari Cage, SIP memaparkan berkas kelayakan, surat keputusan tingkat kabupaten sampai tinjauan ke daerah CDOB. 

“Berdasarkan persyaratan UUPA dan PP Nomor 78 Tahun 2007, maka berkas administrasi dan dukungan tokoh masyarakat dari berbagai unsur secara nyata pada pertemuan itu, Aceh Malaka dan Panton Labu  sangat layak untuk dimekarkan dari induknya Aceh Utara,” tegas Azhari Cage.

Maka berdasarkan kelayakan daerah yang telah melalui telaah administrasi pemekaran oleh Komisi I DPRA dengan melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, ulama, pemuda dan tokoh wanita dalam wilayah CDOB Aceh Malaka dan CDOB Kota Panton Labu, sehingga sidang Paripurna DPR Aceh menetapkan bahwa kedua Pemekaran kedua CDOB tersebut layak dan tdak akan merugikan daerah induk Aceh Utara dan merupakan aspirasi murni dari masyarakat demi percepatan pembangunan. (Red/Mar)