Gelar Doktor ke 172 UIN Ar - Raniry, Hadiah dan Perjuangan, Pengorbanan dan Musibah Seorang Putri Gampong

Redaksi 22 Agustus 2021 | 10:21 19
Gelar Doktor ke 172 UIN Ar - Raniry, Hadiah dan Perjuangan, Pengorbanan dan Musibah Seorang Putri Gampong

Oleh : Muhammad Naufal

Tak mudah bagi Dr. Hamdi Yusliani Spdi.MA menyelesaikan pendidikan doktornya di bidang ilmu Pendidikan Islam.  Di Pasca sarjana UIN arraniry. Pendidikan yang di mulainya pada tahun 2015 silam atas dukungan dan didaftarkan oleh Suaminya saat itu, Munadi Ishak yang mana Setahun setelahnya sang suami meninggalkannya bersama 3 orang anak yang masih sekolah dasar,  untuk selama lamanya.

Setahun kemudian kembali ditinggal oleh ibunya tercinta  Hj. Zabidah Jamil, menyusul suami  dan  Ayah tercinta drs. H. Muhammad Razali Amin yang kembali ke Haribaan Allah Pada tahun 2006.  Doktor  Hamdi Yusliani pernah down dan putus asa dalam menyelesaikan Doktornya yang mengambil disertasi dengan judul : Edukasi self control dalam pengembangan kecerdasan spiritual anak pada sekolah dasar Islam terpadu (SDIT) di Banda Aceh dan Aceh besar.

Dua sekolah SDIT yang dijadikan sample adalah SDIT Lamgugob dan SDIT Nurul FIkri. Saat  Semangatnya muncul lagi atas  dukungan orang-orang tersayang, namun  tak lama berselang ibu dan bapak mertua yang selalu memberi semangat juga ikut dipanggil Allah taala secara berturut turut tak berselang lama.

Lagi lagi meski  bagai jatuh tertimpa tangga, Doktor HAmdi yang lahir tanggal 8 Januari 1983 Di Banda Aceh,  tetap menyelesaikan pendidikannya sebagai janjinya pada Almarhum suaminya.  Disela sela kehidupan hari harinya yang beralamat di Gampong bLang krung. Ungkap  Muhammah Naufal abang kandung beliau.

Dari kecil sudah suka belajar dan meraih banyak prestasi sampai go nasional ,lewat di sekolah unggulan dan selalu menjadi penyemangat dan motivator bagi teman temanya,tidak kenal menyerah  dan selalu sabar kala ada ujian itu memang sifat  bu Hamdi Yusliani ,unggap Artati teman dari kecilnya

Berkat bimbingan promoter Bapak Promotor I Prof. Dr. H. M. Hasbi Amiruddin,MA dan Promotor II Prof. Eka srimulyani, MA, Ph D pada akhirnya pada tanggal 3 agustus 2021 bertepatan 27 Zulhijjah 1442 berhasil mempertahankan disertasinya setelah di uji secara terbuka oleh Ketua Prof. Dr. H. Mukhsin Nyak Umar,MA, Sekretaris Dr. Abd Mujahid Hamdan, M. Sc, Anggota/Promotor 1 Prof. Dr. M Hasbi Amiruddin, MA, Anggota/Promotor 2 Prof. Eka Srimulyani, MA., Ph.D, Anggota Dr. Salami, MA, Anggota Prof. Dr. T Zulfikar, M.E.d , Anggota (luar) Prof. Dr. Yusrizal M.Pd, Anggota (Luar) Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi., Psikolog.

Dan meraih gelar doctor yang ke 172 di UIN arraniry di Aula utama Lt.3 Kampus Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh setelah proses perjuangan yang panjang. Menjadikannya Doktor termuda di Gampong Blang Krueng yang baru melahirkan 2 orang doctor di gampong tersebut, begitu sebut Tuha Peut Gampong.

Tentunya gelar ini olehnya yang sehari hari sebagai senat dan dosen tetap di Universitas Muhammadiyah Aceh, di persembahkan kepada orang orang yang sdh mendahuluinya, keluarga barunya yang selalu mendukung dibelakang dan menyemangatinya,, saudara, bangsa agama dan Negara khususnya anak anak generasi penerus agama.

Dari kecil sudah suka belajar dan meraih banyak prestasi sampai go nasional ,lewat di sekolah unggulan dan selalu menjadi penyemangat dan motivator bagi teman temanya,tidak kenal menyerah itu memang sifat  bu Hamdi Yusliani ,unggap Artati teman dari kecil. (*)