"seruan Iptu Dr. Junaidi dan Dukungan Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah Wujudkan Media Sosial Bijak untuk Sabang Meutuah yang Aman dan Bermartabat”
Iptu Dr. Junaidi, M.S.M., M.H. Kasatreakrim Polres Sabang, menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar menggunakan media sosial secara Meutuah (bernilai kebaikan) dan bijak. Menurutnya, sebagai manusia yang amanah, setiap individu memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga etika dalam bermedsos, khususnya di wilayah Sabang yang berada di Provinsi Aceh, daerah yang dikenal dengan kekhususan nilai agama, adat istiadat, dan budaya luhur.
Ia menekankan bahwa media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bernilai ekonomi, seperti promosi usaha, pariwisata, serta kreativitas anak muda, tanpa melanggar norma agama, adat, dan budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh. Masyarakat diimbau menjauhi praktik-praktik negatif di ruang digital, seperti judi online, ujaran kebencian, saling menghujat, penyebaran hoaks, serta konten yang dapat memecah persatuan.
Lebih lanjut, Iptu Dr. Junaidi mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, tokoh adat, pemuda, pelaku usaha, hingga keluarga—untuk bersama-sama menumbuhkan budaya bermedsos yang sehat. Menurutnya, kebaikan akan lebih mudah terwujud bila dilakukan secara kolektif dan konsisten.
Menjelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, beliau mengingatkan agar media sosial dijadikan sarana memperbanyak amal kebaikan: berbagi pesan menyejukkan, menguatkan ukhuwah, menyebarkan informasi yang bermanfaat, serta menahan diri dari hal-hal yang dapat merusak nilai ibadah. Dengan begitu, ruang digital bisa menjadi ladang pahala sekaligus mendukung terciptanya situasi..
Selanjutnya Program Meutuah merupakan commander wish bapak Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.. sangat perlu kita aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Nilai meutuah harus benar-benar dimaknai sebagai pedoman dalam bermedia sosial—menggunakan medsos secara bijak, bermanfaat, dan bernilai kebaikan. Melalui penerapan Program Meutuah, masyarakat di wilayah Aceh diharapkan mampu memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif, produktif, dan bernilai ekonomi, tanpa melanggar norma agama, adat istiadat, serta budaya. Dengan komitmen bersama, ruang digital bisa menjadi sarana memperkuat persatuan dan menciptakan suasana yang aman, sejuk, dan bermartabat.
Kapolres Sabang melalui kasatreskrim juga menghimbau dan mengajak untuk seluruh masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Weh.
Menggunakan Media sosial sebagai sarana yang meutuah (bermanfaat) dan mempermudah silaturrahmi antara kami dengan masyarakat. Melalui ruang ini, kami ingin lebih dekat, lebih cepat merespons, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Wisata Sabang.
Kepada para wisatawan yang datang menikmati keindahan alam Sabang, kami ucapkan selamat datang dan selamat berwisata. Nikmatilah pesona laut biru, hutan hijau, dan keramahan masyarakat kami. Tetap jaga keselamatan, patuhi aturan, hormati kearifan lokal, serta bersama kita jaga kebersihan dan kelestarian alam.
Bila membutuhkan bantuan, jangan ragu menghubungi personel Polres Sabang. Kami hadir untuk melayani dengan hati, demi Sabang yang aman, ramah, dan nyaman untuk semua.
Mari kita jadikan media sosial sebagai ruang berbagi hal positif, mempererat persaudaraan, dan membangun citra Sabang sebagai destinasi wisata yang aman dan beradab.