Fase Maghfirah Ramadhan, Santri dan Pelajar Aceh Didorong Tingkatkan Prestasi Lewat Program Belajar Mandiri

25 Feb 2026 - 17:04
1 dari 2 halaman

Banda Aceh | KORANINDEPENDEN.CO – Memasuki fase kedua bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026, yang dikenal sebagai fase Maghfirah atau fase ampunan, semangat belajar siswa dan santri di Aceh justru menunjukkan peningkatan yang signifikan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkuat kapasitas intelektual dan spiritual melalui kegiatan belajar yang produktif dan berorientasi prestasi.

Tokoh pendidikan muda Aceh, Ustadz Azhar Kiran, melalui program Belajar Mandiri 24 Jam, mengajak para santri dan pelajar untuk tetap konsisten menuntut ilmu meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa aktivitas belajar, khususnya bahasa dan ilmu agama, merupakan bentuk perjuangan intelektual yang bernilai ibadah.

“Jangan biarkan waktu tidur lebih lama dari waktu belajarmu. Fase Maghfirah ini adalah ujian kesungguhan. Siapa yang mampu bertahan dan terus berkarya, dialah yang akan memanen keberkahan,” ujar Ustadz Azhar dalam pesannya kepada para santri.

Sebagai bentuk implementasi semangat belajar mandiri tersebut, panitia turut membuka ajang “Lomba Ramadhan Ceria” yang bertujuan mengembangkan potensi dan bakat generasi muda Aceh di berbagai bidang keilmuan dan seni Islami.