Diduga Tercemar, Aliansi Masyarakat Meminta Pihak Terkait Turun ke Lokasi

Redaksi 10 September 2021 | 10:26 13
Diduga Tercemar, Aliansi Masyarakat Meminta Pihak Terkait Turun ke Lokasi

Kondisi sungai Krueng Tujoh, Kecamatan Meurebo yang diduga tercemar. Foto : Dokumentasi.

ACEH BARAT | Koranindependen.co -- Aliansi Masyarakat  Krueng Tujoh Kec. Meureubo Aceh Barat, meminta pada DPR Aceh khususnya Komisi II untuk turun ke lokasi, karena dalam beberapa minggu ini air sungai Krung Tujoh Kec. Meurebo semakin mengkhawatirkan.

Bahkan kami masyarakat tidak berani menggunakan air sungai tersebut yang pada saat musim hujan di hulu sungai sudah berubah warna, persoalan sudah lama terjadi, namun belum ada tanda - tanda akan ditangani.

Secara resmi surat sudah kami kirim ke DPR Aceh pada beberapa hari yang lalu, bahkan persoalan ini secara pribadi sdh disampaikan oleh salah seorang pendiri Aliansi  kepada Ketua Komisi II DPRA Aceh. Beliau menyarankan untuk membuat surat secara resmi pada lembaga DPR Aceh 

Menurut penelusuran dan pengamatan kami, pencemaran krueng tujoh ini diduga akibat eksplorasi pertambangan batu bara oleh PT. Mifa di hulu sungai, perubahan warna air pun terjadi pada saat musim hujan tiba, baik melalui krueng bale maupun krueng buloh. Untuk itu kami minta agar krueng tujoh bisa kembali normal sebagaimana biasanya.

Penting untuk diketahui, krueng tujoh merupakan sumber mata pencaharian hidup masyarakat sekitar, baik sebagai nelayan ikan rawa, maupun sebagai pencari hasil hutan.

"Akibat peristiwa ini banyak nelayan sdh beralih profesi, jika dulunya mancing ikan lele dpt semalam 5 kg, namun sekarang untuk dapat sekarang 5 ons saja susah," tutup salah seorang  nelayan. (MYB)