Dayah Modern Yapena Gelar "Damora Cinta Alquran (DCA)" Program Hafal Alquran 15 hari

Redaksi 15 Mei 2019 | 12:07 374
Dayah Modern Yapena Gelar

Foto : Para peserta program menghafal Alquran, Damora Cinta Alquran (DCA)

Koran Independen.co. Lhokseumawe. - Dayah Modern Yapena untuk tahun ini mengadakan program menghafal Alquran khusus dalam bulan Ramadhan selama 15 hari. Kegiatan yang berlangsung di Komplek Dayah Modern Yapena ini berlangsung atas dukungan pihak Dayah dan Madrasah untuk meningkatkan kecintaan santri-santrinya dalam menghafal Alquran serta bisa mengamalkannya. (14/5/19)

"Peserta untuk edisi perdana ini berjumlah sebanyak 150 peserta, terdiri dari santri putra dan putri." Terang Teuku Marthunis, S.Pd sekretaris DCA.

Pembukaan program kita ini berlangsung pada tanggal 10 Mei 2019, dimana Direktur Pendidikan Dayah, Abi Bachtiar Yusuf ikut mendampingi panitia berkumpul dengan wali santri untuk saling temu ramah dan menjelaskan teknik serta aturan yang berlaku di dalam program DCA ini selama 15 hari ke depan. 

"Disamping itu ada kajian tentang menghafal Alquran juga disampaikan oleh Syaikh Abu Muslim dari Yordania setelah berlangsungnya shalat tarawih." Ungkap Teuku Ridha Islamuddin, S.Kom.I selaku ketua DCA .

Sebelumnya, peserta yang mengikuti program ini terlebih dulu mengikuti seleksi baca Alquran yang di asuh oleh Ustad Afrialdi dan Ustazah Ismul Mayar di pertengahan bulan April lalu. Jadi santri-santri yang memiliki keinginan kuat menghafal Alquran serta lulus seleksi ini, maka dia berhak untuk mengikuti program yang sudah di susun tim panitia Damora Cinta Alquran. 

Adapun Muhafidz dan Muhafidzah (pendengar hafalan) dalam program ini berjumlah 12 orang dari Asatidzah diantaranya Ust. Teuku Ridha, Ust. Teuku Marthunis, Ust. Afrialdi, Ust. Muhammad Rizal, Ust. Mulyadi Mulya, Ust. Ahmadi Aslal, Ust. Reza Fahlevi , Ustzh. Ismul Mayar, Ustzh. Nurul Zahrani, Ustzh Nora, Ustzh Tiara, serta 8 orang lainnya merupakan Alumni (Thariq Nabiliansyah, Ibnu Arabi Aulia, Ahmad Ersa, Riska Saumi, Siti Mawaddah, Rajwa Zahra, Maula Dwi Utami, Fitri Amalia) serta 1 orang santri Ghazy Maulana.

"Kita harapkan program ini bisa berjalan dengan baik sampai tanggal 26 Mei 2019 nantinya, dengan harapan peserta bisa mengikuti semua progran yang sudah disusun, serta mampu mendapatkan target yang telah di sepakati di waktu pembukaan" Tutup Teuku Martunis. (Red/TRDC)