Bukti Cinta Tak Bersyarat Adalah Keluarga

Redaksi 20 Juli 2020 | 09:01 41
Bukti Cinta Tak Bersyarat Adalah Keluarga

Putri Pratama Mahasiswa UIN AR-RANIRY Jurusan Politik Hukum IslamĀ 

Oleh Putri Pratama
Mahasiswa UIN AR-RANIRY
Jurusan Politik Hukum Islam 


Secara umum cinta adalah suatu emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentukannya. Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih, dan kasih sayang. Pendapat lain mengatakan, definisi cinta adalah suatu aktifitas manusia terhadap objek lain di sekitarnya, yang dilakukan dalam bentuk empati, kasih sayang, perhatian, membantu, pengorbanan diri, dan memenuhi permintaan objek tersebut.

Banyak ahli mengatakan bahwa arti cinta sulit untuk dijelaskan secara tuntas karena lebih berhubungan dengan emosi manusia, bukan dengan logika manusia. Oleh karena itu setiap orang dapat memberikan konsep tentang cinta sesuai dengan keadaan emosi di dalam dirinya.

Sedangkan menurut islam, adapun cinta yang sebenarnya atau cinta yang hakiki adalah hanya milik Allah swt. Karena hanya Allah lah yang maha sempurna dan maha pemilik cinta. Dalam pengertian lain, islam juga memandang cinta sebagai dasar persaudaraan antar manusia dan perasaan yang elandasi hubungannya dengan makhluk lain seperti kepada hewan dan tumbuhan. Pernyataan ini diperoleh dari salah satu sumber blog yang ada di internet.

Seperti yang sudah kita pelajari, dalam agama islam rasa cinta antara manusia dan Allah memanglah utama, selanjutnya ada pula rasa cinta antara manusia dengan manusia. Rasa cinta kepada sang pencipta tidaklah akan mengecewakan kita yang telah mencintainya.

Namun, bagaimana dengan cinta antar manusia?, bukankah banyak pepatah yang mengatakan untuk tidak begitu cinta  dan berharap kepada manusia, karena pada hakikatnya cinta manusia kepada manusia yang lainnya dapat timbul dikarenakan sesuatu hal yang dimiliki orang tersebut. Artinya cinta yang ada dalam diri manusia kepada manusia yang lain disebut juga dengan cinta bersyarat, dimana jika hal yang dicintai hilang dari orang tersebut maka rasa cinta juga akan hilang dengan sendirinya.

Untuk lebih mendalami rasa cinta kepada sesama manusia, perlukah kita tahu banyak tentang cinta ini?, jawabannya sangatlah perlu. Hal ini dikarenakan cinta kepada manusia haruslah diberikan kepada orang- orang yang tepat, agar kelak tidak kecewa atau patah hati. Cinta apa itu? Jawabannya adalah cinta yang terbentuk dengan kasih sayang tanpa adanya syarat yang melekat. Namun, dengan segala sifat manusia yang sering kita jumpai, dapatkah kita temukan cinta yang tiada bersyarat? Dan jika ada manusia yang seperti itu, cinta milik siapakah itu?. Jika kita tidak mau kecewa, pasti pertanyaan seperti ini sudah berkali- kali ditanyakan pada diri sendiri. Jawaban yang dicari kadang tidak sesuai dengan fakta, padahal jawabannya adalah keluarga.

Keluarga adalah kelompok orang yang sudah mengenal kita dari sejak kita dalam kandungan, merekalah yang mencintai kita bahkan saat mereka belum melihat bagaimana wujud kita. Mereka juga mencintai kita bahkan saat kita melakukan kesalahan sekalipun. Inilah bukti yang sangat nyata bahwa keluarga sangatlah mencintai kita.

Lalu, kenapa Allah menciptakan keluarga dengan bentuk formasi ayah, ibu, adik, dan kakak?, serta mengapa kita tidak lahir dengan sendirinya dan hidup menjadi makhluk yang individu?. Jawabannya adalah karena Allah sangat sayang kepada hamba- hambanya. Allah telah menciptakan manusia dengan cinta, dan menghidupkan serta mematikan manusia dengan cinta. 

Karena manusia hidup dengan mencari cinta sang pencipta, serta cinta manusia, maka Allah menghadirkan keluarga bagi kita agar kita benar- benar merasakan bagaimana cintanya Allah juga kepada kita melalui lembutnya rangkulan keluarga. Mari kita merenungi, bagaimana keluarga mampu menerima kita yang tidak bisa berbuat dan menghasilkan apa- apa ketika kita masih kecil. Mereka masih mencintai kita walaupun sangat jelas bahwa pada dasarnya seorang bayi yang selalu menangis sangat menyusahkan dan membuat suasana menjadi penuh dengan kepanikan. Namun, semua itulah dinikmati oleh keluarga kita karena rasa cinta yang ada tidak memandang apapun, yang mana berarti cinta yang dimiliki tidak memiliki syarat. 

Jawaban paling dekat yang sering dilupakan setiap orang, bahwa keluarga adalah orang- orang yang dengan tulus mencintai segala kekurangan dan kelebihan kita. Bersyukurlah jika kita memiliki cinta dari keluarga. Lalu, mengapa dengan jawaban semua ini orang lupa dan bahkan mencari cinta yang lain?. Jawaban dari pertanyaan itu adalah karena kita manusia. Manusia memang makhluk yang tidak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya saat ini, manusia terus mengeluh meminta bahkan mengemis cinta kepada orang- orang yang salah. Sementara alangkah baiknya kita memelihara rasa cinta kepada keluarga yang sudah jelas- jelas memberikan cinta yang luar biasa, mendidik hingga melindungi kita dari bahayanya dunia.

Cinta tak bersyarat adalah cinta yang sangat tulus dan keberadaannya merupakan suatu hal yang lebih indah dan berharga dari sebongkah harta yang kita miliki. Banyak sekali pepatah bahkan seniman yang jelas- jelas menuangkan semua pernyataan ini ke dalam karya- karyanya.

Salah satu karya dari Indonesia yaitu lagu yang dijadikan sebagai soundtrack film dengan judul “keluarga cemara” yang mana lagu ini sempat dinyanyikan oleh penyanyi Bunga Citra Lestari dengan judul “ Harta Berharga”. Dalam lirik tertera sebuah syair yang menegaskan bahwa cinta tanpa syarat memang dimiliki oleh keluarga dimana lirik tersebut berbunyi “Harta yang paling berharga adalah keluarga, istana yang paling indah adalah keluarga”. 

Lirik di atas sekilas hanya sebuah nada biasa namun jika kita telaah lebih lanjut maka akan jelas terlihat bahwa terdapat pesan- pesan kepada generasi Indonesia saat ini. Bahwasanya keluargalah orang yang pantas untuk dicintai, dan berbagi kisah.

Dari berbagai pernyataan di atas sepertinya bukti bahwa keluarga adalah orang- orang yang mencintai kita tanpa menuntut kesempurnaan dari diri kita. Keluarga juga memberikan kita segalanya baik berupa kenyamanan atau kebahagiaan. Lalu, sebagai seorang anggota keluarga yang dicintai apakah yang dapat kita lakukan untuk memelihara cinta tersebut?. Caranya adalah menjaga kepercayaan keluarga, saling berbagi cerita keseharian, menanyakan serta mendiskusikan sebuah keputusan baik keputusan yang kecil hingga keputusan yang besar sekalipun. 

Oleh karena itu mulai saat ini mari kita saling mencintai keluarga dengan cinta yang tak menuntut kesempurnaan, tetapi dengan cinta yang didasari dari kebiasaan, kasih sayang, serta kepedulian kita terhadap manusia. Mencintai keluarga memanglah sebuah keharusan, bukan berarti kita tidak boleh mencintai manusia lainnya. Karena pada dasarnya cinta adalah sebuah kebutuhan yang diperlukan dalam hidup ini.

Adapun maksud yang ingin disampaikan ialah jangan sampai cinta kita kepada manusia yang lainnya membuat kita lupa akan cinta kita kepada keluarga yang mana cinta itu sudah diberikan bahkan sebelum mereka melihat atau bertemu dengan kita. Jadi, jangan lupa untuk terus bersyukur akan semua cinta yang telah diciptakan oleh Allah. Mari !