Panitia Turnamen Sepak Bola Dispora Antar Pelajar Se-Aceh Utara Gelar Workshop

Redaksi 03 Oktober 2019 | 19:55 104
Panitia Turnamen Sepak Bola Dispora Antar Pelajar Se-Aceh Utara Gelar Workshop

Ist

Koran Independen, Aceh Utara I Panitia turnamen sepakbola piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, antar pelajar SMU/sederajat U-17 sekabupaten Aceh Utara, mengadakan acara workshop di aula kantor Camat Dewantara - Aceh Utara, 03/10/19.

Ketua Panitia Ardi Ilyas, menyebutkan bahwa acara workshop ini dilaksanakan sebagai ajang untuk pemenuhan kreateria pemain, sistim turnamen, penjelasan tentang subsidi dari Dispora kepada peserta dan berbagai hal urgen, sebelum teknikal meting yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Koordinator turnamen Ir.Khaidir TM, MM dalam sambutannya menyebutkan bahwa selayaknya kita mengucapkan rasa terima kasih kepada Fakhrurrazi H. Cut anggota DPRA asal daerah setempat yang telah mengambil inisiatif agar supaya turnamen yang merupakan program dari Dispora Provinsi Aceh ini, dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Stadion PT Pupuk Iskandar Muda.

Dengan dilaksanakan turnamen di Kabupaten Aceh Utara maka rentang jarak pencarian bakat pesepak bola usia muda akan lebih dekat dan menunjang lahirnya bibit potensial di Aceh Utara untuk dapat berkiprah pada tingkat yang lebih tinggi lagi.

"Ini merupakan tahap awal penyelenggaraan turnamen antar pelajar SMU/sederajat dilaksanakan ditingkat Kabupaten dan semoga kedepan kita akan terus dapat mengadakan turnamen ini dengan kuota subsidi yang lebih besar dari Dispora." Ungkap Utusan Dispora yang dipimpin T.Banta Nuzullah.

Dalam turnamen ini Dispora Aceh hanya dapat memberkan subsidi kepada peserta berupa kustum pemain, bola dan uang tunai dan medali sekedar meningkatkan semangat para peserta dalam berlomba demi prestasi yang lebih baik,harapnya.

Camat Dewantara yang diwakili Sekcam, M. Zani T. Nyak Matsyah menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dispora Aceh yang telah mengambil inisiatif dan didasari inisiator turnamen Fakhrurrazi H. Cut untuk menyelenggarakan turnamen antar pelajar SMU/sederajat ini di Aceh Utara dan Dewantara khususnya sebagai tuan rumah.

"Semoga turnamen ini dapat dijadikan oleh para pemain muda untuk meningkatkan kemampuan diri demi masa depan mereka, sehingga dapat terpilih sebagai pemain masa depan Aceh kelak," ucapnya sambil dengan resmi membuka acara workshop.

Ardi Ilyas selaku pemateri workshop memaparkan bahwa turnamen dilaksanakan dengan sistim gugur dan diadakan dua kali pertandingan dalam sehari yang diikuti oleh 32 SMU/sederajat sekabupaten Aceh Utara.

Pemain yang disertakan dalam turnamen ini sebanyak 20 pemain untuk setiap tim dengan persyaratan kelahiran 01 Januari 2002 yang dibuktikan dengan Rapor SMA, ijazah SMP dan akte kelahiran, persyaratan ini beserta bundle susunan pemain akan disampaikan pada scereenig test yang akan dilaksanakan menjelang teknikal meting yang waktunya ditentukan menjelang turnamen yang akan kickoffnya dilaksanakan pada Tanggal 19 Oktober 2019 di Stadion PT.PIM.

Setiap tim boleh menggunakan pemain dari sekolah lain diluar Kecamatannya, namun di dalam Kabupaten Aceh Utara sebanyak 5 (lima) orang pemain dengan keabsahan pemain sama dengan persyaratan usia pemain, sementara itu tim peserta juga boleh mengambil pemain dari Sekolah dalam Kecamatannya dengan jumlah tanpa batas, karena dianggap pemain lokal.

"Semua peserta berasal dari SMU/Sederajat dan tidak dibenarkan pamain diambil dari sekolah paket-C, karena dikhawatirkan bats usianya tidak memenuhi kategori," sebut Ardi Ilyas.

Ardi Ilyas berharap turnamen ini akan berlangsung sukses dan tidak terjadi hal-hal yang merugikan dan mencoreng nama daerah, sehingga kelak kita dapat kembali dipercayakan untuk melaksanakan turnamen serupa bahkan pada tingkat yang lebih tinggi. (Red/Marzuki)