Artinya: “Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.”
"Senantiasa menghadirkan perasaan dan pikiran gembira menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan," jelasnya.
Dijelaskan lebih lanjut, bahwa bukan bahagia masuknya bulan Ramadhan karena perihal lain, seperti bagi orang yang jualan karena laris di bulan Ramadhan, tapi kebahagiaan memasuki bulan Ramadhan karena panggilan Allah dan dapat menjadi hamba yang bertaqwa seperti yang tercantum dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 183.
"Mari kita menjadi hamba yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, karena kata Saidina Umar bahwa sepandai-pandai orang yang pandai adalah orang yang bertaqwa kepada Allah, dan sebodoh-bodohnya orang bodoh adalah orang yang mengerjakan larangan Allah SWT," katanya.
Abi Jafar Lueng Angen juga menyampaikan bahwa disebutkan dalam hadis Nabi yang lain, “barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni”
Dalam kesempatan tersebut, Abi Jafar Lueng Angen juga berpesan untuk pelaksanaan shalat sunat tarawih di bulan Ramadhan nantinya agar tidak melakukan dengan cepat dan terburu-buru.