Prabowo Janji Berantas “Serakahnomics” dan Tegaskan Subsidi Tepat Sasaran Lewat Koperasi Desa
Jakarta | Koranindependen.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya memberantas praktik yang ia sebut sebagai “serakahnomics” dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR, Senayan, Jumat (15/8/2025). Istilah ini merujuk pada pola ekonomi yang hanya mengejar keuntungan besar tanpa memperhatikan kepentingan sosial, seperti monopoli, manipulasi harga, penimbunan barang bersubsidi, hingga penciptaan kelangkaan untuk mempermainkan pasar.
“Kami pastikan rakyat Indonesia tidak akan menjadi korban serakahnomics, korban mereka yang menipu, mengorbankan rakyat, dan membawa kekayaan keluar negeri. Ini harus kita hentikan,” tegas Prabowo. Ia menambahkan, pemerintahannya tidak akan ragu membela kepentingan rakyat, termasuk melalui pendirian lebih dari 80.000 Koperasi Desa Merah Putih agar subsidi langsung dirasakan petani tanpa dikuasai tengkulak.
Selain itu, Prabowo menyoroti upaya pemangkasan birokrasi dalam distribusi pupuk, penyediaan alat pertanian, serta komitmen menjaga stabilitas harga gabah. Ia juga berjanji menindak tegas praktik korupsi, penambangan ilegal, dan penyelundupan barang yang dinilai merugikan negara triliunan rupiah. “Kami tidak segan membongkar kasus korupsi besar,” ujarnya.
Pidato kenegaraan tersebut juga menyoroti keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dalam tujuh bulan sudah menjangkau 82 juta anak sekolah dan ibu hamil. Prabowo menyebut program ini sebagai pilar penting mencetak generasi sehat dan produktif, sekaligus membandingkan kecepatannya dengan negara lain yang butuh bertahun-tahun untuk program serupa.