Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh Barat untuk selalu terbuka terhadap kritik, ide, dan gagasan dari berbagai kalangan, terutama pemuda, mahasiswa, dan organisasi masyarakat.
“Sejak 100 hari pertama saya dilantik, saya sudah meminta kepada OKP, LSM, pemuda, dan mahasiswa agar berani mengkritik pemerintah. Kritik yang konstruktif serta ide-ide segar sangat penting untuk memperbaiki dan memajukan daerah. Inilah hakikat demokrasi yang sesungguhnya,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Tarmizi menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada WANGSA dan seluruh masyarakat Aceh Barat. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk kita semua. Semoga menjadi motivasi bagi kita bersama dalam membangun Aceh Barat yang lebih baik,” tuturnya.