Bupati Aceh Barat Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi dalam Peringatan Hari Santri 2025
Selain dorongan pengembangan kapasitas intelektual, sambutan juga menyinggung tekad untuk melawan penyebaran ajaran sesat yang dinilai mengancam ketahanan dan keharmonisan keagamaan di daerah.
Bupati mengimbau para santri untuk menjadi benteng moderasi dan menjadi rujukan dalam menjaga akidah serta persatuan umat.
Acara di halaman kantor bupati berlangsung khidmat dan diisi pula dengan pembacaan doa, sambutan perwakilan ulama dan ormas, serta penampilan kegiatan keagamaan pesantren.
Ribuan peserta yang hadir terdiri dari santri junior hingga senior, guru pesantren, dan perwakilan organisasi masyarakat.
Peringatan Hari Santri 2025 di Aceh Barat diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum kebangkitan pesantren dalam menghadapi dinamika global: dari pendidikan, ekonomi, hingga peran sosial-politik yang konstruktif demi kemaslahatan bangsa dan daerah.