PNL dan Fatoni University Thailand Perkuat Jejaring Global melalui Program Budaya Aceh dan Bahasa Indonesia
Rizal Syahyadi turut menyinggung pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Indonesia adalah negara yang memiliki peluang besar untuk maju. Namun jika kita tidak serius dalam pendidikan, kita akan tergilas oleh perubahan. Karena itu, kolaborasi seperti ini adalah langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asst. Prof. Mahamadaree Waeno, BE., M.Sc., Vice Dean of Faculty of Liberal Arts and Social Sciences Fatoni University, Thailand, menyampaikan rasa haru dan bangga atas sambutan hangat yang diterima di PNL. Ia menuturkan bahwa mahasiswa Fatoni University sangat antusias mempelajari budaya Aceh dan bahasa Indonesia.
“Fatoni University memiliki akar kuat pada tradisi Melayu dan tulisan Jawi. Kami melihat bahwa nilai-nilai perdamaian Aceh sangat relevan untuk diterapkan di Thailand Selatan. Setelah datang ke Indonesia, persepsi kami berubah, kami melihat keragaman yang damai dan penuh kehangatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bahasa Indonesia kini menjadi bahasa ketiga yang paling banyak diminati oleh mahasiswa di Fatoni University, setelah bahasa Inggris dan bahasa Arab.
“Saya sangat terharu berada di sini. Hubungan kami dengan Indonesia terasa begitu erat, dan kami bangga dapat menjadi bagian dari program yang penuh makna ini,” tuturnya.