Tanah Pemkab Aceh Selatan Terbengkalai di Aceh Barat, Aktivis Mahasiswa Mendesak Pembangunan Asrama

14 Nov 2025 - 14:25
1 dari 3 halaman

Aceh Barat, Koranindependen.co - Sejumlah pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Aceh Selatan yang menempuh pendidikan di Kabupaten Aceh Barat menyerukan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan segera merealisasikan pembangunan Asrama Pelajar dan Mahasiswa Aceh Selatan di wilayah tersebut.

Seruan ini muncul menyusul kondisi lahan milik Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang tercatat di Bidang Aset BPKD Kabupaten Aceh Selatan sejak Tahun Anggaran 2017, pada masa kepemimpinan (alm.) H. Sama Indra, SH sebagai Bupati Aceh Selatan. 

Lahan tersebut, yang sejatinya dibeli untuk mendukung kepentingan pendidikan dan sosial masyarakat Aceh Selatan, kini berada dalam kondisi terlantar dan tidak dimanfaatkan.

Berdasarkan pantauan, di atas lahan tersebut tumbuh semak belukar dan sejumlah tanaman sawit, mangga, dan rambutan, yang selama ini justru dipanen oleh pihak-pihak tidak dikenal.

Aktivis mahasiswa asal Aceh Selatan di Aceh Barat, Tonicko Anggara, mengungkapkan bahwa jumlah pelajar dan mahasiswa Aceh Selatan di Meulaboh saat ini menempati posisi salah satu yang terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lain di Aceh.

“Banyak di antara kami menempuh pendidikan di Universitas Teuku Umar (UTU) dan beberapa sekolah menengah atas di Aceh Barat. Tapi, persoalan utama yang kami hadapi setiap tahun adalah kesulitan tempat tinggal karena mahalnya harga sewa kost dan terbatasnya rumah sewa,” ujar Tonicko, Kamis (13/11/2025).