Tanah Pemkab Aceh Selatan Terbengkalai di Aceh Barat, Aktivis Mahasiswa Mendesak Pembangunan Asrama
Ia menambahkan, situasi ekonomi mahasiswa yang sebagian besar berasal dari keluarga sederhana membuat kebutuhan akan asrama permanen menjadi semakin mendesak.
Para mahasiswa menilai, keberadaan asrama bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terhadap generasi muda dan dunia pendidikan.
“Asrama akan menjadi rumah kebersamaan, tempat kami belajar, berorganisasi, dan menjaga silaturrahmi antar sesama mahasiswa Aceh Selatan. Lebih dari itu, asrama juga menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan,” tutur Tonicko.

Ia berharap agar Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dapat memberi perhatian khusus untuk memanfaatkan aset yang sudah ada, dan menjadikannya sebagai lokasi pembangunan Asrama Pelajar dan Mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat.
Dalam pernyataannya, para mahasiswa menyampaikan beberapa pesan moral dan motivasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, antara lain:
1. “Asrama adalah investasi jangka panjang untuk pendidikan anak-anak Aceh Selatan.”
2. “Kami tidak meminta kemewahan, hanya tempat yang layak untuk belajar dan berjuang.”
3. “Kami ingin kelak bisa pulang membawa ilmu dan membangun Aceh Selatan.”
4. “Bangunan bisa berdiri, tapi semangat generasi muda hanya tumbuh jika ada kepedulian.”
5. “Asrama akan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk pendidikan.”