Meulaboh, Koranindependen.co - Sejumlah warga di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, mengaku kecewa dengan ulah pangkalan gas LPG subsidi 3 kilogram di wilayah mereka. Pasalnya, pangkalan tersebut diduga menyalurkan gas bersubsidi kepada orang luar gampong, sementara warga setempat yang memiliki KTP/KK Gampong tersebut justru tidak mendapat jatah.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dirinya melihat langsung praktik tersebut.
Ia menyebutkan, sejumlah warga dari luar gampong bahkan menggunakan kartu untuk mendapatkan gas subsidi, sedangkan warga asli justru tidak kebagian.
“Kami warga asli gampong ini, tapi malah tidak dapat. Yang dari luar malah bisa ambil gas dan punya kartu. Ini sangat tidak adil,” ujarnya dengan nada kecewa.
Warga menduga adanya permainan antara pangkalan dan pihak tertentu yang memanfaatkan situasi langkanya gas elpiji bersubsidi.