Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, melalui Kasatreskrim Polres Sabang, Iptu Dr. Junaidi, M.S.M., M.H., mengajak seluruh elemen bersatu cegah tindak pencurian.

20 Jan 2026 - 12:23

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, melalui Kasatreskrim Polres Sabang, Iptu Dr. Junaidi, M.S.M., M.H., menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan kasus pencurian di wilayah hukum Polres Sabang. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, serta unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam upaya pencegahan tindak pidana pencurian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kasatreskrim juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat membuka lahan pertanian di lahan yang belum produktif dan hasilnya bisa ditawarkan kepada pihak pengelola rumah MBG yang ada di wilayah kita sabang

Ada rekap kasus pencurian di sabang di awal tahun 2026 sbb
1. LP/B/03/I/2026/SPKT/POLRES SABANG/POLDA ACEH tanggal 11 Januari 2026 telah terjadinya dugaan tindak pidana Percobaan Pencurian yang terjadi pada hari Minggu tanggal 11 Januari 2026 sekira pukul 03.20 Wib bertempat di Simpang 4 SD Negeri 20 yang beralamat di Jurong Lam Kuta Gampong Balohan Kecamatan Sukajaya Kota Sabang dengan terduga pelaku berinisial HH
2. LP/A/02/I/2026/SPKT/POLRES SABANG/POLDA ACEH tanggal 17 Januari 2026 telah terjadinya dugaan tindak pidana Pencurian yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 17 Januari 2026 sekira pukul 14.30 Wib bertempat di Hotel Sabang Hill yang beralamat di Jurong Kebun Merica Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Kota Sabang dengan terduga pelaku berinisial DW
3. LP/A/03/I/2026/SPKT/POLRES SABANG/POLDA ACEH tanggal 17 Januari 2026 telah terjadinya dugaan tindak pidana Pencurian yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 17 Januari 2026 sekira pukul 03.19 Wib bertempat di Halaman depan Toko Istana Kado yang beralamat di Jurong Kebun Merica Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Kota Sabang dengan terduga pelaku berinisial DA.

Selanjutnya, Kondisi sosial ekonomi sebagian masyarakat yang masih tergolong rendah, ditambah dengan keterbatasan lapangan kerja dan penghasilan yang minim, turut berpengaruh terhadap meningkatnya kasus pencurian. Tekanan kebutuhan hidup kerap mendorong sebagian oknum melakukan tindak pidana. Kasatreskrim Polres Sabang, Iptu Dr. Junaidi, M.S.M., M.H., berharap seluruh pihak—baik pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, maupun elemen terkait—dapat bersama-sama mencari solusi yang berkelanjutan. Hal ini penting mengingat Sabang merupakan kota wisata dan Aceh adalah daerah bermodal dengan kekayaan alam yang melimpah, sehingga diperlukan upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan citra daerah.

Kapolre Sabang melalui kasatreskrim yang di dampingi oleh Kanit Tipiter Bripka Rahmat SH dan Kanit Pidum Bripka Ardiansyah P, SH  mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, baik konvensional maupun berbasis teknologi. Masyarakat juga diharapkan lebih waspada dalam melindungi anggota keluarga dari ancaman penipuan online, judi online, serta pengancaman melalui media elektronik, termasuk tindak pidana pencemaran nama baik. Dengan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari kerugian serta turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.