Menurutnya, pemeringkatan Scimago mengacu pada publikasi ilmiah yang terindeks Scopus, termasuk kualitas sitasi dan dampak ilmiah. Hal ini menunjukkan meningkatnya daya saing perguruan tinggi di Indonesia, termasuk dari kawasan luar Pulau Jawa, dalam peta riset global.
Selain itu, dalam SIR 2026, capaian UIN Ar-Raniry juga terlihat di berbagai bidang. Untuk kategori penguatan riset berbasis keagamaan, kampus ini berada di peringkat ke-14 dunia.
Di bidang hukum, fakultas hukum UIN Ar-Raniry menempati peringkat ke-131 dunia, tertinggi di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Sementara itu, dalam bidang antropologi, UIN Ar-Raniry menempati peringkat pertama di Indonesia dan posisi ke-13 di Asia.
Pada rumpun ilmu sosial bidang pendidikan, kampus ini berada di peringkat kedua nasional. Sedangkan di bidang filsafat, UIN Ar-Raniry kembali menempati peringkat pertama nasional.