WAGUB ACEH AJAK PERKUAT SINERGI DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN PADA HARI JADI KE-27 ACEH SINGKIL
Keberagaman suku dan budaya di Aceh Singkil, lanjutnya, merupakan kekuatan sosial yang harus dijaga. Harmoni dan toleransi yang telah terbangun dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Terkait dinamika pemerintahan yang sempat terjadi, Wagub mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengedepankan komunikasi dan dialog sehingga berbagai tantangan dapat diselesaikan dengan baik. Ia juga menilai pengesahan APBK 2026 sebagai langkah strategis dalam menggerakkan kembali roda pembangunan dan pelayanan publik.
Ke depan, berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, akses wilayah, serta potensi bencana alam perlu diantisipasi dengan perencanaan matang dan kerja sama yang kuat. Pengembangan potensi unggulan daerah juga diharapkan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, termasuk kawasan Ekosistem Rawa Singkil.
Wagub menekankan bahwa seluruh kebijakan dan program pembangunan harus berpihak kepada kepentingan rakyat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata, khususnya oleh masyarakat yang paling membutuhkan.