“Karena itu, Gubernur Mualem menekankan pentingnya pengembangan industri hilir atas sumber daya gas yang dihasilkan dari Blok Andaman, termasuk yang dikelola oleh Mubadala Energy,” kata Nurlis.
Mualem menilai hilirisasi merupakan langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, mendorong tumbuhnya industri berbasis gas, serta meningkatkan daya saing perekonomian Aceh secara berkelanjutan.
“Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, Pemerintah Pusat ada pemasukan, Pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh.”
Hashim dan Mualem, sepakat pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam mengoptimalkan potensi sumber daya energi Aceh melalui investasi yang berkelanjutan, hilirisasi industri, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Gubernur Mualem, menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh menciptakan iklim investasi yang kondusif. “Memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan,” kata Nurlis