Cerianya Ratusan Anak Yatim Binaan Masjid Agung Lhoksukon Diajak Bebas Belanja Baju Lebaran

Redaksi 25 April 2022 | 19:33 28
Cerianya Ratusan Anak Yatim Binaan Masjid Agung Lhoksukon Diajak Bebas Belanja Baju Lebaran

ACEH UTARA | Koranindependen.co - Lebaran identik dengan mengenakan baju baru. Tidak ingin ketinggalan, ratusan anak yatim dalam binaan Masjid Agung Lhoksukon Aceh Utara di bekali perlengkapan baju lebaran seperti anak lain pada umum nya menyambut Hari Raya Idulfitri 1443 H.

Para anak yatim yang dibimbing langsung oleh Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Tgk. Jamaluddin Ismail atau sering disapa dengan panggilan Walidi itu, sudah berjalan lebih kurang selama 2 Tahun.

Berdasarkan keterangan yang diterima media ini, Minggu (24/04), jumlah keseluruhan anak yatim ini adalah 222 orang dari 163 KK terdiri dari 39 Gampong dalam lingkungan Masjid Agung tersebut.

Berdasarkan pantauan media ini, para anak yatim tampak terharu dan bahagia, dan banyak para orang tua dari anak yatim itu pun dengan linangan air mata menangis terharu dan bersyukur atas kepedulian Imam Besar Masjid Agung Lhoksukon, juga dengan hadirnya langsung Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf, mendampingi kegiatan ini sampai selesai.

Sebelumnya, para anak yatim ini dijemput oleh para dermawan dengan menggunakan mobil mewah pribadi, seperti mobil Fortuner dan jenis merek mewah lainnya. 

Dikemas dengan tema "Paket Lebaran Untuk Anak Yatim", kegiatan ini turut hadir Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, yang mendampingi langsung saat pembelanjaan baju baru ke toko toko dengan cara dipilih langsung oleh anak yatim bersangkutan, Minggu (24/04/2022). 

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf alias Sidom Peng sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan mulia ini dan berharap agar terus dapat berlanjut setiap jelang hari raya Idul Fitri.

"Ini menjadi amal para penyumbang dan panitia dan sangat dirasakan manfaat oleh orangtua sianak yatim, bahkan terharu ketika anak anak kita ini diajak langsung untuk memilih sendiri pakaian yang dia sukai, karena memuliakan anak yatim suatu ibadah yang paling dicintai Rasulullah Saw dan diberkati Allah Swt," ujar orang nomor dua di Aceh Utara itu. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Walidi Jamaluddin Ismail, Ketua Pembina Anak Yatim Binaan Masjid Agung Lhoksukon Mukhtaruddin, S.Pd, Muspika Kecamatan Lhoksukon yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Mahdi M. Amin, S.Sos, para pengurus serta seluruh Pendamping Anak Yatim. 

Ketua Pembina Anak Yatim Binaan Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Mukhtaruddin, S.Pd, mengatakan bahwa semua program tersebut sudah dilaksanakan sejak 2 Tahun yang lalu dan masih berjalan sampai saat ini. 

"Alhamdulillah ini semua tidak terlepas berkat bantuan dan dukungan para dermawan dan kepedulian kita bersama, sehingga hari ini bertepatan 22 Ramadhan 1443 H, kita kembali dapat membelanjakan Paket Baju Lebaran untuk 222 orang anak yatim," ujarnya. 

Lebih lanjut, Mukhtaruddin menyampaikan bahwa dana untuk kegiatan mulia itu, bersumber dari para dermawan yang ada di Lhoksukon maupun diluar Lhoksukon. 

Pria berjiwa sosial yang sering disapa Pak Tar itu juga mengatakan bahwa program ini juga merupakan bagian dari kemakmuran Masjid Agung dan mensejahterakan jama'ah. 

Ketua Mukhtaruddin sangat mengharapkan atas dukungan yang luas dari masyarakat Lhoksukon khususnya, dan Masyarakat Aceh umumnya demi kemakmuran Masjid dan jama'ah.

"Kami dari segenap jajaran Masjid Agung Lhoksukon mengucapkan terimakasih untuk para dermawan dan donatur yang sudah mendukung, menyumbang dan mengsuport program program ini, sehingga terlaksana dengan lancar," Ucap Mukhtaruddin. 

Untuk diketahui, adapun sejumlah program dari Binaan Anak Yatim Masjid Agung Baiturrahim di pusat Ibu Kota Aceh Utara itu, antara lain seperti paket susu bagi yatim yag masih menyusui, paket pempes, paket daging meugang. 

Paket pakaian lebaran, paket qurban, paket bantuan rumah, paket biaya masuk PAUD, khitanan (sunat rasul ), pangkas rambut serta wisata islami anak yatim. (Murhaban)