RAKYAT MENANTIKAN SENTUHAN TANGAN DINGIN AHMADLIYAH DI SIMEULUE

Redaksi 01 Agustus 2022 | 19:46 98
RAKYAT MENANTIKAN SENTUHAN TANGAN DINGIN AHMADLIYAH DI SIMEULUE

Potensi Wisata Bahari di Pulau Simeulue. Insert: Ahmadliyah, SH. PJ Bupati Kabupaten Simeulue.

Pasca melantik Ahmadliyah, SH. sebagai Penjabat (PJ) Bupati Simeulue di Anjong Mon Mata Meuligoe Aceh (yang bersamaan dengan pelantikan Marthunis,  ST. DEA, sebagai PJ Bupati Aceh Singkil) pada Kamis siang Tanggal 21 Juli 2022 lalu, PJ Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki, menyampaikan 6 hal, yaitu:

Yang pertama diminta supaya keduanya tetap amanah dalam menjalankan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya; 

Yang kedua diminta untuk mengkoordinasikan pembangunan daerah yang disesuaikan dengan program pembangunan provinsi Aceh dan selaras dengan program pembangunan nasional; 

Yang ketiga diminta untuk memproritaskan penanganan Pandemi COVID-19.

Yang keempat diminta untuk memprioritaskan percepatan ekonomi yang efektif dan efesien serta tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Yang kelima diminta untuk menghidupkan sektor UMKM dalam upaya mengurangi kemiskinan. 

Yang keenam diminta untuk membangun suasana kerja yang kompak agar program yang telah dilakukan sebelumnya dapat terus berlanjut.

Tentu saja Ahmadliyah yang sebelumnya, adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simeulue menyanggupinya. Sebab, dalam karier sebelumnya Ahmadiyah telah pernah duduk di berbagai posisi dalam Pemerintahan Kabupaten Simeulue, seperti Sekretaris DPRK, Sekretaris KIP, Kepala BPM, Kepala Dinas Disperindagkop, Kepala Dinas BKPSDM, serta beberapa jabatan lainnya, sehingga sangat mengenal berbagai potensi Kabupaten tersebut, baik SDM maupun SDA-nya.

Salah satu andalan Kabupaten Simeulue selama ini adalah peternakan kerbau. Kerbau Simeulue yang khas, meski ukurannya relatif kecil, rasa dagingnya lebih lezat dan manis daripada kerbau di daratan Sumatra. Sehingga kerbau-kerbau itu banyak dipasarkan keluar Pulau Simeulue. Dan, karena kualitasnya yang sangat prima, harganya pun menjadi cukup tinggi.

Selain itu adalah pemanfaatan hasil kelautan. Hasil laut Pulau Simeulue yang sangat terkenal adalah  lobster (udang laut) yang ukurannya cukup besar. Udang-udang lobster tersebut telah diekspor ke luar daerah seperti  Medan,  Jakarta dan bahkan sampai ke luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan lain-lain.

Kemudian Kabupaten Simeulue juga terkenal dengan hasil perkebunannya seperti cengkeh dan kopra yang berasal dari pohon-pohon cengkeh dan pohon-pohon kelapa yang tumbuh subur di Pulau Simeulue. Di samping itu ada juga perkebunan kelapa sawit milik rakyat dan Pemerintah Kabupaten, yang dikelola oleh masyarakat dan Perusahaan Daerah Kelapa Sawit (PDKS) di Kecamatan Teluk Dalam dan Teupah Selatan.

Sementara itu di bidang kehutanan, sejak lama Simeulue telah mengeluarkan hasil hutan berupa rotan yang merupakan bahan baku utama pembuatan perabotan rumah tangga yang dipasok ke pabrik-pabrik meubel di Cirebon, Jawa Barat, dan sekitarnya. 

Dalam bidang pariwisata, Simeulue memiliki potensi wisata yang cukup menarik dan eksotik, antara lain adalah: Wisata selancar, Wisata Pantai, Wisata Danau, Wisata Bahari, dan lain-lain, dengan lokasi-lokasi sebagai berikut:

- Wisata selancar di pantai Matanurung, Pantai Nancala, Batu Rundung, Pulau Teupah dan lain-lain;

- Wisata Pantai di Pantai Busung, Ganting, Pantai Pasir Tinggi, Alafan, Along dan lain-lain;

- Wisata Danau, di Danau Air Tawar Teluk Dalam, Danau Laulo, dan lain-lain;

- Wisata Bahari, di Pulau Siumat, Pulau Simanaha, Pulau Teupah, Pulau Batu Berlayar, dan lain-lain.

Potensi Minyak Bumi 

Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Riset Geologi dan Kelautan Jerman (BGR) telah menemukan potensi minyak bumi (hidrokarbon) dalam jumlah yang sangat besar di perairan timur laut Pulau Simeulue. Prediksi sementara jumlah kandungan minyak yang ada sekitar 107,5-320,79 miliar barel, yang perlu segera dieksplorasi.

Diharapkan pada masa-masa mendatang  hasil peternakan, kelautan, perkebunan, kehutanan, pariwisata, minyak bumi, dan lain-lainnya itu, akan dapat membuahkan hasil signifikan yang nantinya akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Simeulue.

Oleh karena itu sudah sepatutnyalah Rakyat Simeulue sangat menantikan sentuhan tangan dingin Ahmadliyah yang sudah berpengalaman tersebut untuk membenahi dan melanjutkan program-program pembangunan fisik dan ekonomi yang telah dirintis dan dilakukan oleh Bupati-Bupati Simeulue sebelumnya, baik dalam bidang peternakan, kelautan, perkebunan, kehutanan, pariwisata, maupun dalam bidang eksplorasi minyak bumi tersebut. [ral]