Pembangunan Teras Masjid Nurul Huda Gampong Peunyerat, Banda Aceh Terancam Tertunda Lagi

Redaksi 19 November 2019 | 15:02 224
Pembangunan Teras Masjid Nurul Huda Gampong Peunyerat, Banda Aceh Terancam Tertunda Lagi

Ist

Oleh Teungku Afrizal
Pengurus BKM Masjid Nurul Huda, Peunyerat

Masjid Nurul Huda yang berlokasi di Gampong Peunyerat Kecamatan Banda Raya merupakan salah satu mesjid yang sangat aktif di kota Banda Aceh dengan berbagai kegiatan-kegiatan baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial lainya.

Dengan adanya berbagai kegiatan membuat jamaah semakin ramai di mesjid tersebut.Hal ini ber inisiatif para pengurus dan para jamaah untuk menambah teras bagian timur mesjid agar jamaah yang hadir terutama waktu hari jumat merasa nyaman apalagi ketika hujan dan angin terkadang membuat jamaah tidak nyaman.

Namun rencana tersebut terancam tertunda lagi,awal rencana sudah diprogramkan sewaktu Ust.Bukhari menjadi Ketua BKM semasa Keuchik Arifin .Namun rencana tersebut ditunda karena ada pihak-pihak yang tidak setuju, Kemudian setelah terpilihnya ketua BKM baru Saudara Afrizal, program semasa Ustazd. Bukhari menjadi ketua BKM terus dilanjutkan termasuk program perencanaan pembangunan teras bagian timur masjid tersebut.

Namun demikian rencana tersebut terancam tertunda lagi,padahal design gambar sudah dipersiapkan oleh bidang pembangunan BKM dengan dua gambar alternatif dan sudah diserahkan kepada Keuchik untuk dimusyawarahkan dengan jamaah dan masyarakat dalam memilih salah satu gambar tersebut.

Pengurus BKM menuturkan bahwa rencana awal target siapnya pembagunan teras tersebut sebelum memasuki bulan Ramadhan 1441 H/2020 M mendatang,namun sekarang terancam tertunda lagi.

Terancamnya tertunda pembangunan tersebut disebabkan oleh pergantian pengurus secara tiba-tiba yang dilakukan oleh Keuchik Ismed  tanpa terlebih dahulu diberitahu dan  dimusyawarahkan baik dengan pengurus BKM, majelis Imam dan jamaah/masyarakat, hanya mengandalkan alasan adanya evaluasi reusam, yang baru beberapa hari saja di sahkan tanpa sosialisai kepada masyarakat ramai.

Adapun pengurus yang di diganti adalah Ketua,bendahara dan juga Imum Chiek. Namun para pengurus BKM beserta pengurus remaja mesjid Nurul Huda Gampong Peunyerat tetap menolak ditetapkan SK BKM baru dan menuntut keuchik untuk segera membatalkan sk baru tersebut yang ditetapkan sepihak oleh Keuchik.

Surat tuntutan tersebut sudah disampaikan kepada Keuchik Peunyerat untuk ditindaklanjuti. Para pengurus bkm beserta para jamaah Masjid Nurul Huda Gampong Peunyerat mengharapkan kisruh ini cepat selesai.

Jika tidak bisa diselesaikan oleh lembaga dari gampong, sangat mengharapkan pihak kecamatan,baik imum mukim, camat, KUA, para dewan daerah pemilihan Banda Raya dan pihak-pihak lainnya untuk bisa menyelesaikan kisruh antara keuchik dan pengurus BKM Nurul Huda Gampong Peunyerat,

Sebab apabila tidak segera diselesaikan dikhawatirkan bisa menimbulkan ketidakharmonisan keuchik dan pengurus mesjid yang berimbas terjadinya gesekan-gesekan dalam masyarakat luas,mudah -mudahan ini tidak terjadi dalam masyarakat Gampong Peunyerat. Mari. (*)