Rebut Kembali Palestina, Warga Tungue, Simpang Tiga Donasi Rp.7 Juta Melalui MRI-ACT Pidie

Redaksi 23 Mei 2021 | 12:40 53
Rebut Kembali Palestina, Warga Tungue, Simpang Tiga Donasi Rp.7 Juta Melalui MRI-ACT Pidie

Rebut Kembali Palestina, Warga Tungue, Simpang Tiga Donasi Rp.7 Juta Melalui MRI-ACT Pidie

PIDIE- Perjuangan dan usaha yang dilakukan oleh MRI Pidie tidak akan pernah berhenti untuk terus berjuang membantu Palestina, seperti halnya sekarang MRI Pidie kembali melakukan aksi "Rebut Kembali Palestina" dengan terus melakukan penggalangan dana diberbagai tempat seperti di sekolah-sekolah, desa-desa dan tempat umum. Ahad, 23/05.

Usaha tak pernah mengkhianati hasil, pada hari ini Minggu (23/05/2021), Warga Tungue, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie menyerahkan donasi berjumlah Rp.7 juta untuk Palestina melalui MRI-ACT Pidie untuk membantu perjuangan Palestina dan untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan disana. 

Ketua MRI Pide, Afdhalul Rahman kepada wartawan, menjelaskan "Aksi Rebut Kembali Palestina membuat semangat warga Desa Tungue bangkit dan tergerak untuk ikut berjuang dalam membantu Palestina,  

Kepedulian yang mereka miliki dapat menjadi acuan semangat bahwa banyak desa lain yang juga akan memiliki kepedulian yang besar,

Ini sebagai salah satu langkah dari MRI Pidie yang bergerak untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya untuk ikut berjuang membantu Palestina yang terus-menerus diserang oleh Zionis Israel, " tuturnya saat ditemui di Desa Tungue, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Dijelaskan bahwa aksi ini akan di lakukan selama sebulan dan akan mengajak instansi-instansi pemerintah untuk ikut serta, aksi ini juga mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat yang juga tidak ingin ketinggalan untuk meneruskan perjuangan ini.

"Kami harapkan dengan adanya aksi "Rebut Kembali Palestina" lebih banyak pihak dari masyarakat ataupun instansi pemerintah untuk ikut berjuang dalam membantu Palestina

dan kami MRI Pidie akan terus bergerak untuk membuka mata umat bahwa Palestina selalu membutuhkan uluran tangan kita" harapan Afdhalul Rahman. (Waled)