Membangun Pendidikan Berkarakter di Barsela (Proses perubahan Menuju IAIN Meulaboh)

Redaksi 26 Juni 2020 | 13:45 91
Membangun Pendidikan Berkarakter di Barsela (Proses perubahan Menuju IAIN Meulaboh)

Mukhsinuddin , S.Ag, MM., Mahasiswa program doktoral  (S3) Ilmu Manajemen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Juga Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Oleh Mukhsinuddin , S.Ag, MM., Mahasiswa program doktoral  (S3) Ilmu Manajemen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Juga Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Proses  membangun pendidikan berkarakter adalah upaya dalam rangka membangun karakter  (character building) bagi peserta didik untuk menjadi lebih baik. Sebab, pendidikan karakter dan kepribadian peserta didik sangat mudah untuk dibentuk. Secara etimologis karakter dapat dimaknai sesuatu yang bersifat pembawaan yang mempengaruhi tingkah laku, budi pekerti, tabiat, ataupun perangai. Sedangkan secara terminologis, karakter dapat dimaknai dengan sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi ciri seseorang atau suatu kelompok. Hal ini bertujuan untuk menciptakan karakter peserta didik yang paripurna, sampai mendekati titik terwujudnya insan kamil.

Namun, bisa diperjelas pada upaya untuk mewujudkan kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, dan estetika. Bila kita melihat karakter anak-anak  bangsa ini semakin menunjukkan gejala yang sangat miris dan merisaukan kita semua. Kehidupan mereka yang kontradiktif, tidak hanya di luar lingkungan pendidikan, tetapi  juga justru dilakukan oleh anak-anak didik dalam masa pendidikan.  Dan ini sungguh miris bagi kita melihat realitas dan kenyataan yang seperti ini saat ini.

Padahal menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dinyatakan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dari hal  itu dapat dilihat perilaku negatif yang sangat jauh dari hati nurani. Maraknya tindakan anarkisme, tawuran masalah narkoba serta perlakuan yang melawan hukum juga telah ditunjukkan anak bangsa ini secara kolektif.

Perilaku negatif tersebut dipublikasi secara media massa elektornik maupun media cetak. Sehingga terlihatlah dengan jelas bahwa perilaku itu sangat jauh dari pendidikan  karakter bangsa Indonesia yang terkenal dengan etika yang Pacasilais.

Dalam rincian implementasi pembelajaran semua jenjang pendidikan, pendidikan karakter bukanlah sesuatu mata pelajaran ataupun materi khusus yang disajikan secara khusus yang berdiri sendiri (self sufficiency). Pendidikan Karakter ini dilaksanakan merupakan wujud integratif-interkonektif yang mencakup aspek multidisiplin dan multidimensi, sehingga diperlukan pendekatan yang komprehensif, utuh, interkonektif antar berbagai disiplin ilmu, tidak sektoral-parsial, sehingga bisa terbangun dalam semua proses pembelajaran.

Bila kita menelaah implikasi akhir dari Pendidikan Karakter adalah  bagaimana mengamalkan seluruh pengetahuan yang telah dimiliki. Sebab, pengetahuan yang dimiliki tentang kebaikan, hukum, norma, benar, salah, ataupun tentang hal lainnya harus diterapkan. Sesungguhnya, hal inilah yang menjadi inti dalam Pendidikan Karakter.  

Sangat diharapkan peserta didik untuk bisa mengamalkan seluruh kompetensi pikiran yang dimilikinya. Sehingga tidak akan menyimpang  karakternya apa telah mereka pelajari dalam proses pendidikan itu sendiri.

Dengan begitu, melalui pendidikan karakter semua berkomitmen untuk menumbuh kembangkan peserta didik menjadi pribadi yang utuh untuk menginternalisasi nilai-nilai kebajikan dan terbiasa mewujudkan kebajikan itu dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran STAIN di Barsela

Prosesnya kehadiran STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh memiliki arti penting dan merasa terpanggil untuk menerjemahkan makna Tri Darma Perguruan Tinggi Islam ke dalam sebuah

program dan membangun pendidikan tinggi di seluruh Nusantara ini. Jadi  keberadaanSTAIN Teungku Dirundeng Meulaboh perlu menetapkan suatu kebijakan ke depan, serta rencana pengembangan agar Perguruan Tinggi ini dapat menghadapi era globalisasi dan informasi yang sedang berkembang. Pengembangannya ke depan, perlu memberikan prioritas utama pada bidang pembinaan mental dan spiritual untuk mempersiapkan generasi intelektual yang mempunyai moralitas, budi pekerti, karakter dan bertanggung jawab terhadap agama dan bangsa ini.

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam perjalanannya telah membangun nilai-nilai budaya tersendiri dalam hati masyarakat Wllayah Barat-Selatan Aceh, karena keberadannya telah mewarnai corak pemikiran dan adat istiadat masyarakat Barat-Selatan Aceh, serta posisi strategis dalam wilayah itu yang merupakan pusat perkembangan ilmu pengetahuan agama Islam.

Dari itu pengembangan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam fungsinya sebagai lembaga kajian Islam tingkat lokal yang berkelanjutan akan berpengaruh pada tingkat regional, Nasional, bahkan internasional. Pengembangan yang demikian akan memacu tumbuhnya kembali kekuatan persatuan umat Islam Nusantara.

Selain berdampak positif bagi perkembangan ilmu-ilmu keislaman, serta mendorong  kehidupan Nasional dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan kehadiran STAIN Teungku Dirudeng Meulaboh ini akan memberikan kebanggaan di kalangan umat Islam Aceh secara umum dan di kalangan umat Islam di Wilayah Barat  Selatan Aceh khususnya. Saat ini, di Wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) telah tiga perguruan tinggi yang sudah bersatus negeri, yaitu UTU Meulaboh, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dan AKN Meulaboh. Sementara masih banyak perguruan tinggi lainnya di wilayah Barat Selatan Aceh itu yang masih swasta, namun terus berbenah dalam mendidik anak-anak bangsa di Barsela.

Proses Menuju IAIN

Proses menuju IAIN Meulaboh terus dilakukan untuk di tetapkan dalam sebuah Peraturan Presiden RI (Perpres), Kementerian Agama RI telah memberikan rekomendasi dalam proses ini dan kita sedang menunggu rekomendasi dari Kementerian Menpan RB,  semoga dalam dekat  ini bisa terlaksana apa telah dicita-citakan oleh pendahulu kita di seluruh Barsela .

Dan bahkan baru-baru ini di Meulaboh telah di laksanakan pertemuan para Forum Rektor bersama dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se Provinsi Aceh dalam rangka mendukung secara penuh dengan terhadap perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Meulaboh yang berada di Wilayah Barat Selatan Aceh.  

Penandatangan pernyataan tersebut  dari  Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA sebagai pimpinan Forum bersama itu. “Kami siap membantu dan mendukung sepenuhnya perubahan bentuk STAIN menjadi IAIN Meulaboh demi menunjang kualitas dunia pendidikan di Barsela yang kita banggakan ini,” dan sebagai  menyahuti permohonan dari  Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Inayatillah, M.Ag dengan berkeinginan semoga segera cepat terwujud IAIN.

Kemudian Dari Rektor dan pimpinan PTKIN yang ikut menandatangani dukungan, di antaranya Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Hafifuddin, M.Ag, Rektor IAIN Langsa Dr. Basri, MA dan Rektor IAIN Takengon  oleh Dr. Zulkarnain, M.Ag.

Sebagai Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Dr. Inayatillah, M.Ag menyampaikan terimakasih atas dipilihnya STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai tuan rumah pertemuan Forum Pimpinan PTKIN Aceh, serta dukungan tertulis yang diberikan dari para Rektor PTKIN se Provinsi Aceh demi kelancaran proses perubahan bentuk STAIN menjadi IAIN Meulaboh. “Kita juga berharap nantinya di masa mendatang, dapat dilakukan kembali kerjasama berikutnya dalam bentuk aksi yang berkaitan dengan aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi,” .

Cita-cita baik ini  semua adalah dalam rangka membangun pendidikan tinggi  di seluruh Nusantara ini sehingga anak-anak bangsa ini dapat memperoleh pendidikan sesuai dengan Undang-undang  Sisdiknas tahun 2003 dalam rangka membentuk pendidikan yang berbudi, serta berkarakter, tidak terkecuali di Wilayah Barat Selatan Aceh yaitu perubahan STAIN menuju IAIN Meulaboh, semoga cepat terwujud, amin...

 

* Email: muhmuhsin@gmail.com