Kembali Sukses Gelar Kajian di Kafe, Murhaban : Bahas Konsep Pemilihan Pemimpin dalam Persfektif Konstitusi Indonesia dan Islam
LHOKSUKON, KORANINDEPENDEN.CO - Ratusan peserta yang didominasi oleh para pemuda atau kaum millenial di Kabupaten Aceh Utara kembali hadir mengikuti Kajian Millenial yang digelar di Geureudong Kupi, Simpang Rangkaya, Kec. Tanah Luas yang diwarnai dengan pembagian puluhan doorprize, Selasa malam (06/02/2024).
Kali ini tema yang dibahas "H-7 Pileg dan Pilpres 2024, Sudah Yakinkah dengan Pilihanmu?" menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Anggota MPU Aceh Abu H. Asnawi, MA yang juga Imam Besar Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Ketua Umum HMI Cabang Lhokseumawe - Aceh Utara Surya Distamura, Aktivis Santri Dayah Tgk. Zulfirman, S.Pd yang juga Ketua HATHAR Periode 2018 - 2023.
Ketua Pelaksana Murhaban, SH., C.PS yang juga peraih Nomine Penyuluh Agama Islam Award Kemenag RI Tahun 2023, mengatakan tujuan dilaksanakan kajian dengan tema ini untuk membahaskan konsep pemilihan pemimpin dalam persfektif konstitusi Indonesia dan Islam.
"Mendekati puncaknya Demokrasi 2024, penting untuk dibahas dan diedukasikan kepada masyarakat, karena Pemimpin menempati posisi penting karena memegang kebijakan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, demi terciptanya pemilu yang aman dan damai," kata Murhaban yang juga Penyuluh Agama Islam KUA Paya Bakong.
Sementara Anggota MPU Aceh yang akrap disapa Abu H. Asnawi dalam paparannya menyampaikan terkait konsep pemilihan pemimpin dalam persfektif konstitusi Indonesia dan Islam.
Dikatakannya, bahwa pada 14 Februari ini terdapat lima jenis surat suara yang akan dicoblos oleh pemilih, diantaranya pasangan Calon Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRA dan DPRK. Kelimanya ini punya tugas dan fungsi masing-masing, untuk itu perlu dipahami oleh semua masyarakat selaku pemilih agar mengerti, karena satu suara sangat menentukan bagaimana lima tahun kedepannya.