Promosikan Sawit di Aceh, Pemuda Muhammadiyah Aceh Kolaborasi Dengan BPDPKS

20 Oct 2024 - 11:37
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melaksanakan kegiatan Workshop UKMK Sawit Goes to Campus tanggal 18 – 19 Oktober 2024. Foto : Ist.
2 dari 3 halaman

Muhammadiyah sudah merancang seluruh kabupaten / kota untuk memprogramkan, berkebun dan ini sudah disampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat kita di beri lahan yang produktif.


 

Malik Musa berharap agar BPDPKS memberikan kesempatak kepada Universitas Muhammadiyah Aceh untuk membantu mendirikan program studi sawit. Dan Pemuda Muhammadiyah harus serius didalam membina hubungan ini, agar produksi sawit dan turunannya dapat kita manfaatkan dengan baik.


 

Kepala Divisi UKMK BPDPKS Helmi Muhansyah menyampaikan kami sangat bersyukur sekali dapat berkolaborasi dengan Muhammadiyah dan ini merupakan kali pertama divisi yang kami pimpin bekerja sama dengan Muhammadiyah.


 

“ kami berharap ini menjadi satu insfirasi kedepannya bagi warga Muhammadiyah, dari Aceh kita menyampaikan kebaikan-kebaikan sawit,” jika kita merujuk pada data dibulan Oktober dikeluarkan oleh statistik, dalam satu bulan kita sudah bisa menghasilkan devisa 20 T. kalua dilihat APD Kota Banda Aceh satu tahun 1,2 T.


 

Sawit mempunyai peran yang cukup besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita, satu studi Bagai mana pengarus sawit terhadap devisa kita. Sawit ada 2, pertama dari sisi ekspornya yang kedua dari sisi penghematan inpor. Karena kita punya produsen B35, B40 bagai mana sawit dicampur dengan solar menjadi bahan bakar.


 

Jika semuanya ini tidak ada maka devisa kita menjadi minus, Helmi Muhansyah juga menyampaikan “kami dari BPDPKS menyampaikan kegiatan ini menjadi langkah awal dari PWPM Aceh, UNMUHA, PWM Aceh ini bisa menjadi tonggak yang mengilhami Muhammadiyah di seluruh Indonesia agar ekonomi kita menjadi berkembang dengan cara berwirausaha yang berbasis UKMK Sawit, dan kita berharap titiknya untuk Muhammadiyah adalah pengawal dari Provnsi Aceh ini.


 

Pj. Gubernur Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Ir. Cut Huzaimah, MP menyampaikan Pemerintah Aceh saat ini sedang merancang klaster khusus kelapa sawit di beberapa daerah dan sedang merancang kebutuhan ekspor di industry kelapa sawit didalam meningkatkan nilai tambah.