Washington | Koranindependen.co – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuding Rusia sebagai negara yang gemar berperang, dengan sejarah panjang keterlibatan dalam berbagai konflik. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers pada Senin (11/8/2025), menjelang pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat mendatang. Pertemuan tersebut akan membahas peluang penyelesaian perang Rusia-Ukraina, tanpa kehadiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, meski Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, menyebut Zelensky tetap dapat hadir jika mau.
“Rusia adalah negara yang suka berperang. Itulah yang mereka lakukan—mereka sering berperang,” kata Trump, dikutip RT. Ia juga mengingatkan sejarah militer Rusia yang berhasil mengalahkan Napoleon pada 1812 dan Nazi Jerman pada Perang Dunia II. “Mereka telah melakukan ini sejak lama,” tambahnya.
Meski melontarkan tuduhan tersebut, catatan sejarah menunjukkan Amerika Serikat sendiri telah menginvasi 84 dari 194 negara anggota PBB, seperti tercatat dalam buku America Invades karya Christopher Kelly dan Stuart Laycock. Intervensi militer AS meliputi Perang Dunia II, Perang Vietnam, Perang Irak, hingga Perang Afghanistan. [aga]