Ilustrasi
2 dari 2 halaman
Rakyat kini menunjukkan ketidakpuasan melalui protes di berbagai daerah. Itu tanda bahwa suara publik tidak bisa terus diredam dengan alasan “efisiensi”. Pemerintah harus kembali pada prinsip dasar: pembangunan nasional tidak boleh berjalan dengan mengorbankan kebutuhan lokal.
Ke depan, transparansi dan dialog menjadi mutlak. Jika pemerintah pusat ingin menjalankan program besar, maka harus dibangun mekanisme pembiayaan yang adil, bukan sekadar memangkas dari anggaran daerah. Otonomi yang sudah diperjuangkan sejak reformasi bukan sekadar jargon, tetapi fondasi yang harus dijaga demi masa depan demokrasi Indonesia. [aga]