Selain itu, hilangnya perhatian terhadap pendidikan juga menjadi penyebab utama rusaknya generasi bangsa. Betapa banyak anak di Aceh kini yang seharusnya menghabiskan malam dengan mempelajari ilmu agama, justru menghabiskan waktu di luar rumah, di kafe, atau sibuk dengan gawai di tangan. Mereka seolah meyakini bahwa itulah kehidupan sebenarnya. Padahal, mereka lupa bahwa pendidikan adalah pintu menuju gerbang kesuksesan.
Fenomena ini kini dianggap hal biasa di tengah masyarakat, padahal ia adalah bom waktu yang sangat berbahaya dan menakutkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah An-Nisa ayat 9:
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” []