Sikap Warga yang Rasional
Lalu, bagaimana seharusnya warga negara bersikap di tengah kabut politik dan informasi yang simpang-siur seperti itu?
Pertama, mari kita menjaga rasionalitas publik.
Kekecewaan adalah hal wajar, tetapi melampiaskannya dalam bentuk ujaran kebencian atau meme yang memperkeruh suasana hanya akan melemahkan posisi masyarakat sendiri. Warga negara yang baik tidak mudah terprovokasi, tetapi berusaha mencari data, memahami konteks, dan menilai kebijakan berdasarkan bukti.
Kedua, menegakkan akuntabilitas tanpa kehilangan harapan.
Publik berhak menuntut transparansi dan audit terbuka terhadap proyek Woosh -- bukan sekadar soal siapa yang harus membayar, tetapi siapa yang harus bertanggung jawab atas dugaan pemborosan yang fantastis tersebut. Namun tuntutan itu sebaiknya disuarakan lewat kanal yang konstruktif: petisi berbasis data, laporan ke lembaga pengawas, hingga tekanan opini publik yang terukur dan sopan.
Ketiga, memelihara integritas sosial.