Selamat dari Terjangan Banjir, Korban di Aceh Tamiang Didera Penyakit dan Krisis Air Bersih

8 Dec 2025 - 09:48
Pengungsi banjir Aceh Tamiang mulai diserang penyakit akibat kekurangan obat dan air bersih di kamp pengungsian. (Dok PWI Aceh Tamiang)
1 dari 3 halaman

BANDA ACEH, Koranindependen.co - Situasi pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang kini semakin memprihatinkan. Warga yang selamat dari derasnya arus kini menghadapi ancaman baru: penyakit dan kekurangan air bersih.

Berdasarkan laporan Ketua PWI Langsa, Putra Zulfirman, kepada Posko PWI Aceh Peduli Korban Banjir dan Longsor di Banda Aceh, Minggu (7/12/2025), sejumlah pengungsi di berbagai titik mulai terserang ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), batuk, demam, penyakit kulit, serta luka-luka akibat terbawa arus banjir.

“Situasi di lapangan cukup berat. Banyak pengungsi, termasuk anak-anak dan ibu-ibu, mulai sakit, sementara akses terhadap obat-obatan dan tenaga medis masih sangat terbatas. Air bersih juga sulit didapat, sehingga risiko penyakit menular makin besar,” ujar Putra dalam laporannya.

Selain penyakit pernapasan, gangguan pencernaan juga mulai menyerang anak-anak dan lansia akibat konsumsi air tidak layak minum serta makanan yang telah terkontaminasi.