P. RAMLEE, SENIMAN AGUNG MALAYSIA BERDARAH ACEH

6 Jun 2026 - 22:58
1 dari 3 halaman

Jejak Keturunan Aceh di Balik Legenda Seni Nusantara

Pulau Pinang, Malaysia – Nama P. Ramlee dikenal luas sebagai ikon seni terbesar Malaysia. Sosok yang memiliki nama asli Teuku Zakaria bin Teuku Nyak Puteh ini bukan hanya dikenang sebagai penyanyi, tetapi juga aktor, sutradara, penulis skenario, dan seniman multitalenta yang mewarnai dunia hiburan Asia Tenggara pada era 1950-an hingga 1970-an.

Dalam lawatan ke Museum P. Ramlee di Pulau Pinang, penulis dan budayawan Aceh Arif Andepa menelusuri jejak kehidupan sang legenda yang ternyata memiliki darah Aceh dari garis ayahnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari museum serta wawancara dengan sejumlah warga setempat yang hidup sezaman dengan P. Ramlee, ayah sang seniman, Teuku Nyak Puteh bin Teuku Karim, berasal dari Paloh Pineung, Cunda, Lhokseumawe, Aceh. Sementara ibunya, Chek Mah Hussein, merupakan warga asli Pulau Pinang, Malaysia.

Dari Tanah Aceh ke Pulau Pinang

Menurut cerita yang berkembang di kalangan masyarakat tua Paloh Pineung, Teuku Nyak Puteh dikenal sebagai seorang Syeh Seudati yang sangat berbakat pada awal tahun 1920-an. Kala itu, Seudati merupakan kesenian rakyat Aceh yang sangat populer dan menjadi media hiburan sekaligus sarana penyampaian pesan-pesan sosial.