Selain itu, Satgaswil PRR Aceh mengapresiasi diselenggarakannya program padat karya tunai oleh Kementerian PU. "Pogram itu dalam ikhtiar percepatan rehab rekon yang diarahkan untuk pembersihan dan fungsionalisasi jalan lingkungan, pembersihan drainase, penanganan persampahan dan limbah serta pekerjaan air bersih" kata Kasatgaswil Aceh.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wida Nurfaida menjelaskan pada tahun anggaran 2026, kegiatan Padat Karya Tunai di Provinsi Aceh akan menyerap tenaga kerja sebanyak 20.394 jiwa dengan rincian untuk Sumber Daya Air (18.345 jiwa), Bina Marga (451 jiwa) dan Cipta Karya (1.598 jiwa) “Saat ini, kegiatan Padat Karya Tunai yang sedang berjalan untuk kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Aceh Tamiang,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, Senin (9/2/2026).
Wida menuturkan, pembukaan penerima padat karya Tunai telah dibuka sejak 4 Februari 2026, untuk kegiatan Padat Karya Tunai Penanganan Infrastruktur Cipta Karya Pascabencana Sumatera dengan lokasi pendaftaran di Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Aceh Selatan. “Persyaratan pendaftaran antara lain mengutamakan warga setempat, pria, sehat jasmani dan rohani serta menyertakan KTP/KK atau Surat Keterangan Domisili dari Pak Keuchik/Reje/Datuk,” ungkapnya. [*]