Kemenag Aceh Utara Hadiri Rapat Penetapan Zakat Fitrah 1447 H, Ini Kadar dan Ketentuannya

4 Mar 2026 - 15:20
1 dari 3 halaman

Lhoksukon, koranindependen.co – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, S.Ag., M.Si., bersama jajaran mengikuti rapat penetapan Zakat Fitrah Tahun 1447 Hijriah yang digelar di ruang Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Utara, Rabu (4/3/2026).


 

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Utara Tgk. H. Abdul Manan atau yang akrab disapa Abu Abdul Manan Blang Jruen, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara Hadaini, S.Sos, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM AcehUtara,  Kusairi, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara Tgk. Wahyuddin, SH serta unsur sekretariat dan perwakilan lembaga terkait lainnya.


 

Dari unsur Kementerian Agama, hadir pula Kasi Bimas Islam Syukri, S.Ag., serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) H. Shaifuddin Fuady, S.Ag., M.A.


 

Rapat penetapan ini berpedoman pada Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tanggal 16 Oktober 2014 tentang Zakat Fitrah. Berdasarkan hasil musyawarah, ditetapkan bahwa zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk beras dengan kadar satu sha’ (shak), yaitu setara dengan 10 kaleng susu isi 397 gram, 3,1 liter, 1,5 (satu setengah) bambu + 2 genggam, 2,8 kilogram (kadar shak ikhtiath). Kadar tersebut berlaku untuk setiap jiwa.