APRESIASI PROGRAM BEUT KITAB BAK SIKULA Ketua PCNU Aceh Besar: Strategi Bupati Membangun Karakter Generasi Pemimpin Aceh Masa Depan
“Program ini sangat baik dan ideal untuk kondisi zaman sekarang. Beut Bak Sikula merupakan langkah nyata dalam membentengi generasi muda dari dekadensi moral sekaligus menyiapkan lahirnya generasi yang berkarakter, berilmu, dan memiliki jiwa kepemimpinan Islam di masa depan,” ujar Abi Hafiz.
Menurutnya, sebagai salah satu pimpinan dayah di Aceh Besar, ia kerap mendengar keresahan para orang tua terhadap perubahan perilaku generasi muda yang semakin terpengaruh oleh arus budaya global yang tidak selalu selaras dengan nilai-nilai adab dan akhlak Islam. Karena itu, program BKBS dipandang sebagai ikhtiar strategis pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui jalur pendidikan formal, khususnya pada jenjang SD dan SMP.
Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar untuk mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah, bermartabat, adil, makmur, sejahtera, dan bersyariah dalam bingkai Ahlussunnah Wal Jamaah.
Menurut Abi Hafiz, penguatan pendidikan agama merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun peradaban masyarakat yang beradab dan berkarakter. Dalam perspektif Islam, pendidikan yang mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan pembinaan akhlak merupakan pilar utama dalam membentuk generasi bangsa yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga cerdas secara intelektual serta matang secara moral dan sosial.
Prinsip ini sejalan dengan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang menempatkan ilmu dan akhlak sebagai dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam proses pembentukan manusia yang berkualitas. Dengan demikian, upaya memperkuat pendidikan agama di lingkungan sekolah melalui program seperti Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang berilmu, beradab, serta memiliki tanggung jawab kepemimpinan bagi masyarakat dan daerahnya.