UIN Ar-Raniry Jalani Evaluasi Pembukaan Prodi Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Baru Tahun Ini

31 Jul 2026 - 19:22
2 dari 3 halaman

“Kami ingin melahirkan dokter Muslim yang tidak hanya kompeten dalam bidang medis, tetapi juga memiliki integritas, etika, kepekaan sosial, dan nilai-nilai keislaman yang kuat sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry akan memiliki kekhasan akademik melalui pengembangan bidang promotif dan preventif penyakit infeksi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan mengintegrasikan ilmu kedokteran dan nilai-nilai Islam.

Menurutnya, kehadiran fakultas tersebut menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga dokter di Aceh yang masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan jumlah dan kualitas tenaga medis.

Dukungan terhadap pembukaan Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry juga disampaikan Pemerintah Aceh. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir menyebut pendirian Fakultas Kedokteran tersebut merupakan investasi strategis bagi masa depan kesehatan masyarakat Aceh.

“Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry bukan sekadar penambahan program studi, tetapi merupakan investasi strategis bagi masa depan kesehatan masyarakat Aceh,” kata Nasir.

Ia mengatakan Pemerintah Aceh telah menyiapkan dukungan berupa hibah lahan sekitar 30 hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Ar-Raniry.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga telah menghibahkan aset Akademi Keperawatan beserta sarana dan prasarananya untuk memperkuat infrastruktur pendidikan kesehatan.

Nasir berharap kehadiran Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry dapat memperluas akses pendidikan kedokteran sekaligus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Aceh.