Polda Aceh Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba dalam Vape, GRANAT Aceh Siap Gencarkan Edukasi ke Generasi Muda
Menurut Ruddi, modus operandi ini harus menjadi perhatian serius karena masyarakat yang menggunakan vape berpotensi terpapar narkotika tanpa menyadari kandungan di dalamnya. Ia pun secara khusus mengingatkan masyarakat luas agar berhati-hati, bahkan menyarankan untuk tidak menggunakan vape.
Menanggapi temuan mengejutkan ini, Ketua DPD GRANAT Aceh, Agusni Usman, ST., memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Aceh sekaligus membunyikan alarm kewaspadaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
"Kami dari GRANAT Aceh sangat mengapresiasi kinerja dan kejelian Kapolda Aceh beserta jajaran yang berhasil membongkar modus baru ini. Mengingat tren penggunaan vape saat ini sangat masif di kalangan milenial dan Gen Z, temuan ini menjadi peringatan keras dan alarm bahaya bagi kita semua, terutama para orang tua," tegas Agusni.
Lebih lanjut, Agusni menyatakan komitmen organisasinya untuk merespons ancaman baru ini melalui tindakan preventif di tengah masyarakat. Ia secara khusus menyoroti perubahan wujud narkotika konvensional ke bentuk cair.
"Sindikat narkoba terus berinovasi untuk merusak generasi bangsa. Jika dulu narkotika jenis ekstasi beredar dalam bentuk pil, sekarang mereka meraciknya dalam bentuk cair untuk vape. Oleh karena itu, GRANAT Aceh siap bersinergi dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk turun langsung menggencarkan edukasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus, hingga ke gampong-gampong terkait bahaya laten narkoba jenis baru ini," tambahnya.