Empat Mahasiswa Pascasarjana USK Dilepas ke Tiongkok untuk Program Magang Internasional

20 Aug 2026 - 19:39
2 dari 3 halaman

Program magang ini merupakan bagian dari kerja sama antara USK dan Guangdong Ocean University yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Keempat mahasiswa tersebut dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Irham, S.Si., M.Si., IPU., yang juga bertindak sebagai Project Leader kerjasama USK-GDOU. Di sisi Tiongkok, proyek ini dipimpin oleh Zhang Wei dari Guangdong Ocean University.

Proyek penelitian ini mendapatkan pendanaan dari China International Talent Exchange Foundation melalui China Exchange Program for International Youth Talents (CEP) dengan nomor proyek JC202606059G. Selama 60 hari di Tiongkok, keempat mahasiswa akan terlibat dalam persiapan dan percobaan perbandingan pemberian pakan buatan khusus untuk ikan kurau, serta pembangunan dan evaluasi kinerja dua model budidaya ekologis pemurnian, yaitu sistem "ikan-sayur" di air payau (ikan kurau + kangkung air) dan sistem "ikan-rumput laut" di air laut (ikan kurau + Gracilaria).

Ikan kurau atau yang dikenal dengan nama ilmiah Polydactylus tetradactylus merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang banyak dibudidayakan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kolaborasi riset ini diharapkan dapat menghasilkan terobosan dalam pengembangan pakan buatan dan model budidaya ekologis yang berkelanjutan.

Prof. Irham selaku pembimbing menyatakan bahwa keikutsertaan keempat mahasiswanya dalam program ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi USK. "Ini membuktikan kualitas lulusan USK mampu bersaing secara global," ujar Prof. Irham.

Kerja sama antara USK dan Guangdong Ocean University sendiri telah berlangsung dalam berbagai bidang, meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta pengembangan inovasi di bidang kelautan, perikanan, teknologi, dan ilmu lingkungan. Bahkan USK telah diposisikan sebagai mitra strategis dalam riset kelautan kawasan Asia.