Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan
Pesan itu memiliki relevansi tersendiri bagi mahasiswa PNL yang kelak akan bersentuhan langsung dengan dunia industri, teknologi, kewirausahaan, dan perubahan global. Kemajuan teknologi dapat membuat sebuah bangsa bergerak lebih cepat, tetapi karakter akan menentukan ke mana kemajuan itu diarahkan. Karena itu, kompetensi dan karakter perlu tumbuh dalam satu tarikan napas.
Materi Dandim melengkapi pembekalan yang disampaikan Kapolres. Jika Kapolres menempatkan mahasiswa dalam konteks jati diri negara, kesadaran hukum, persatuan, dan tantangan kehidupan digital, Dandim memperkuatnya melalui wawasan kebangsaan dan peran mahasiswa sebagai generasi terdidik. Keduanya bertemu pada pesan yang sama: mahasiswa tidak hanya datang ke perguruan tinggi untuk memperoleh ijazah, tetapi sedang mempersiapkan diri mengambil bagian dalam masa depan bangsa.
Direktur PNL Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara yang telah meluangkan waktu berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan kepada mahasiswa baru PNL.
Menurutnya, kehadiran TNI dan Polri dalam PKKMB memiliki makna penting karena pendidikan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang keilmuan dan teknologi, tetapi juga manusia yang memiliki integritas, disiplin, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap bangsa.
“Atas nama keluarga besar Politeknik Negeri Lhokseumawe, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Kapolres Lhokseumawe dan Bapak Dandim 0103/Aceh Utara. Pembekalan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru kami agar sejak awal memahami bahwa kecerdasan dan kompetensi harus berjalan bersama karakter, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab kebangsaan,” ujarnya. (Murhaban)