PNL Perkuat Kesiapan Karier Mahasiswa, Soft Skill Jadi Modal Strategis Memasuki Dunia Kerja

18 Sep 2026 - 20:27
Seminar Soft Skills PNL Tahun 2026 bertema “Future Proves You The Truth” yang diselenggarakan UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) PNL di Studio Theater Lantai 5 Gedung TDC, Kamis, 17 September 2026. Foto : Ist.
1 dari 3 halaman

Lhokseumawe, koranindependen.co – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis sesuai bidang keilmuan, PNL juga menempatkan soft skill sebagai salah satu modal strategis yang menentukan kemampuan lulusan beradaptasi, berkolaborasi, dan berkembang di lingkungan kerja.


 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Soft Skills PNL Tahun 2026 bertema “Future Proves You The Truth” yang diselenggarakan UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) PNL di Studio Theater Lantai 5 Gedung TDC, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan para alumni PNL yang telah berkiprah di berbagai perusahaan dan dunia profesional. 


 

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan PNL, Dr (C). Zulkarnaini, S.E., M.Si.Ak., CA., CIFRS., Ch.GFM., mengatakan bahwa penguasaan soft skill menjadi semakin penting karena dunia pendidikan dan dunia kerja memiliki karakter, tuntutan, serta dinamika yang berbeda.


 

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik dan kompetensi teknis. Dunia kerja juga membutuhkan pribadi yang memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, beradaptasi, serta mampu menyelesaikan persoalan secara tepat.


 

“Dunia pendidikan dan dunia kerja memiliki dinamika yang berbeda. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak sekarang. Disiplin, integritas, tanggung jawab, kemampuan berinteraksi dan bekerja sama merupakan bagian dari soft skill yang sangat menentukan ketika memasuki lingkungan profesional,” ujar Zulkarnaini.


 

Ia menjelaskan, seminar tersebut diikuti 180 mahasiswa dari berbagai program studi dan jurusan di PNL. Menariknya, seluruh peserta mengikuti kegiatan atas kesadaran dan kemauan sendiri melalui pendaftaran secara daring, bukan karena penugasan dari jurusan.