PNL Perkuat Kesiapan Karier Mahasiswa, Soft Skill Jadi Modal Strategis Memasuki Dunia Kerja
“IPK mungkin mengantarkan adik-adik sampai ke pintu wawancara. Namun, untuk melangkah lebih jauh dan bertahan dalam perjalanan karier, soft skill-lah yang akan banyak menentukan.” ungkapnya.
Menurut Syukri, dunia profesional pada akhirnya tidak hanya menilai apa yang diketahui seseorang, tetapi juga bagaimana pengetahuan tersebut diterjemahkan menjadi sikap, keputusan, kemampuan bekerja bersama orang lain, dan kontribusi terhadap organisasi.
Seminar menghadirkan enam pemateri dari kalangan alumni yang telah berkiprah di dunia kerja, yaitu Nurhafni, S.E. dari PT PLN Nusantara Power UP Arun; Said Abdul Mukit, S.ST. dari PT Medco E&P Malaka; Khairul Bahri dari PT Stockbit Sekuritas Digital; M. Yuri Wardana dari PT Pema Global Energi; Misran dari IBV Hungary KFT; serta Aidil Azhar dari PT Pupuk Iskandar Muda. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan gambaran autentik mengenai tantangan, budaya kerja, proses adaptasi, dan kompetensi interpersonal yang dibutuhkan industri.
Syukri turut menyampaikan apresiasi kepada UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan PNL yang terus membuka ruang pembelajaran di luar kelas untuk mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan nyata dunia profesional.
Melalui kegiatan tersebut, PNL berharap mahasiswa semakin memahami bahwa keberhasilan karier merupakan perpaduan antara kompetensi teknis (hard skills), kapasitas interpersonal (soft skills), integritas, dan kemauan untuk terus belajar. Sebab, ijazah dapat menjadi pintu masuk menuju dunia kerja, tetapi karakter, kemampuan beradaptasi, dan kualitas interaksi dengan manusialah yang akan menentukan seberapa jauh seseorang mampu bertumbuh di dalamnya. []